Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Obral Janji Manis Demi Kursi, Oknum Anggota DPRD Konawe Bersma Istrinya Diduga Tipu Warga Ratusan Juta

307
×

Obral Janji Manis Demi Kursi, Oknum Anggota DPRD Konawe Bersma Istrinya Diduga Tipu Warga Ratusan Juta

Share this article
Ilustrasi penipuan. (Istimewa)
Example 468x60

Konawe, Sultrust.com – Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Konawe berinisial S kini tengah menjadi sorotan bersama istri keduanya, C, yang diduga melakukan aksi tipu daya demi mendapatkan pinjaman uang senilai ratusan juta rupiah dengan dalih biaya pencalonan legislatif.

Kasus ini bermula saat pasangan tersebut mendatangi pemilik dana dengan janji manis soal kemampuan finansial mereka. Untuk meyakinkan korban, S dan C mengeklaim memiliki banyak aset dan menjanjikan keuntungan besar.

Example 300x600

“Mereka bilang punya banyak aset. Katanya, jangan ragu pada kami, dana akan kami kembalikan beserta bunga, bahkan ada bonus jika saya terpilih,” ungkap pemilik dana kepada media, Rabu (21/1/2026).

Percaya dengan ucapan tersebut, pemilik dana menyerahkan uang ratusan juta rupiah secara bertahap. Keyakinan korban semakin kuat setelah S dan istrinya menjanjikan jaminan berupa tanah serta kios bersertifikat.

Namun, kenyataan pahit justru dialami korban. Setelah bertahun-tahun berlalu, utang tersebut tak kunjung dilunasi. Saat korban berniat menyita agunan yang dijanjikan, pasangan ini justru berkelit dan menyebut bahwa kios tersebut tidak termasuk dalam jaminan.

Meski pemilik dana sudah menunjukkan niat baik dengan menghapus bunga pinjaman karena merasa kasihan, pihak S tetap tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengembalikan uang pokok.

Merasa dipermainkan, pemilik dana berencana melaporkan kasus ini ke partai politik tempat S bernaung serta menempuh jalur hukum atas dugaan penipuan.

Kasus ini pun sampai ke telinga pimpinan partai. Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera memanggil yang bersangkutan.

Anggota DPR RI ini menyatakan akan melakukan pengecekan secara menyeluruh untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, sekaligus memastikan tidak ada kader yang melanggar kode etik maupun hukum. (*)

Example 300250
Example 120x600