Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Siska Karina Imran Ikuti KPPD Lemhannas 2025, Siap Wujudkan Kepemimpinan Daerah Berdaya Saing Global

157
×

Siska Karina Imran Ikuti KPPD Lemhannas 2025, Siap Wujudkan Kepemimpinan Daerah Berdaya Saing Global

Share this article
Walikota Kendari, Siska Karina Imran, saat mendampingi Gubernur Lemhannas RI dan Mendagri dalam sesi wawancara. // Dok : ist
Example 468x60

Jakarta, Sultrust.com — Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menyelenggarakan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025, yang diikuti oleh 25 kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia.

Salah satunya adalah Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, satu dari lima peserta perempuan dalam program yang berlangsung 5–18 November 2025 ini.

Example 300x600

Program KPPD digagas sebagai upaya memperkuat kapasitas strategis kepala daerah dalam menghadapi tantangan tata kelola pemerintahan di era global.

Selama dua minggu pelatihan, peserta dibekali materi yang menajamkan kemampuan manajerial, memperkuat karakter kebangsaan, serta menanamkan pemahaman mendalam terhadap empat konsensus dasar bangsa, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat fondasi etika dan wawasan kepemimpinan di tingkat daerah.

“Kursus ini dirancang agar kepala daerah memiliki pemahaman yang utuh, holistik, dan integral terkait kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta komunikasi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Ace di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Sebagai bagian dari kurikulum, para peserta juga dijadwalkan mengikuti studi lapangan ke Singapura pada 9–15 November 2025, difasilitasi oleh Purnomo Yusgiantoro Center.

Mereka akan belajar langsung di Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore (NUS), serta meninjau berbagai praktik pelayanan publik yang dianggap paling efisien di Asia, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga manajemen lingkungan dan transportasi.

“Singapura menjadi contoh negara dengan sistem pelayanan publik yang efisien dan terintegrasi. Diharapkan peserta dapat membawa praktik baik itu untuk diterapkan di daerahnya masing-masing,” kata Ace.

Usai agenda internasional tersebut, peserta akan melanjutkan sesi penajaman di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri pada 16–18 November untuk menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang berisi strategi implementasi hasil pembelajaran di daerah masing-masing. Lemhannas dan Kemendagri akan memantau penerapan hasil kursus secara berkelanjutan.

Dihubungi terpisah, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyebut partisipasinya dalam program ini sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

“Alhamdulillah, ini amanah besar dan kesempatan berharga untuk membawa Kendari ke arah yang lebih maju dan berdaya saing. Ilmu dari Lemhannas akan menjadi modal penting memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan efisiensi pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya nilai-nilai kebangsaan dalam setiap keputusan kepemimpinan.

“Menjadi pemimpin bukan hanya soal kewenangan, tapi tentang bagaimana memahami arah kebijakan nasional dan menerapkannya dengan karakter serta nilai kebangsaan yang kuat,” tutup wali kota.

Partisipasi Siska dalam KPPD Lemhannas RI menjadi sinyal keseriusan Kendari membangun model kepemimpinan daerah yang adaptif, visioner, dan berpijak pada prinsip kebangsaan, sebuah pondasi penting bagi kota yang tengah menata langkah menuju tata kelola pemerintahan modern dan inklusif.

Example 300250
Example 120x600