Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KendariPolitik

Abdul Razak dan Siska Karina Imran Teratas dalam Survei Internal Partai Golkar untuk Pilwali Kendari

355
×

Abdul Razak dan Siska Karina Imran Teratas dalam Survei Internal Partai Golkar untuk Pilwali Kendari

Share this article
Example 468x60

Kendari, Sultrust.com – Hasil Survei Poltracking Indonesia terkait elektabilitas Calon Wali Kota Kendari beredar di media sosial (medsos), Selasa 11 Juni 2024.

Dari hasil survei yang beredar, ada sejumlah nama Calon Wali Kota Kendari yang dinilai memiliki sejumlah elektabilitas tinggi. Nama Abdul Razak dan Siska Karina Imran (SKI) pun berada di urutan teratas yakni 14,4 persen dan 12,7 persen.

Example 300x600

Selain keduanya, nama Aksan Jaya Putra berada di urutan ketiga dengan perolehan 10,5 persen. Kemudian, Sitya Giona Nur Alam 9,9 persen, Abdul Rahman 2,8 persen, Sudirman 2,0 persen.

Tidak hanya itu, ada beberapa nama lainnya yang ikut disurvei dan persentase yang dikumpulkan masing-masing berada di bawah angka 2 persen.

Untuk Calon Wakil Wali Kota Kendari, ada 10 nama yang disurvei oleh Poltracking Indonesia. Di mana, Sudirman berada di urutan atas dengan perolehan 15,3 persen. Selanjutnya, Yudhianto Mahardika 3,4 persen, Ishak Ismail dan Hendrawan Sumus Gia masing-masing 3,1 persen.

Kemudian, Andi Sulolipu 2,8 persen, Suri Syahriah Mahmud 2,5 persen, Afdhal 1,7 persen. Sedangkan Subhan, Haris Andi Surahman, dan Marliana masing-masing berada di bawah angka 1 persen.

Menanggapi hasil survei yang beredar, kader Partai Golkar Kendari, Hendrawan Sumus Gia, mengatakan ia belum menerima secara detail terkait survei itu.

Tetapi ia membenarkan jika Poltracking Indonesia ini digunakan Partai Golkar untuk mensurvei sejumlah politisi dalam menghadapi pertarungan politik.

“Benar, Poltracking Indonesia ini digunakan oleh Partai Golkar untuk melakukan survei kepala daerah termasuk di Kendari,” katanya.

Lanjut Hendrawan, hasil survei Poltracking Indonesia ini setahunya harus diumumkan sejak bulan lalu, tetapi ia tidak mengetahui alasan sehingga dilakukan penundaan dan hingga kini belum diumumkan secara resmi.

Secara terpisah, Sekertaris Partai Golkar Kendari, Jumran telah menjadwalkan pengumuman hasil survei itu pada Selasa (11/6) sekitar pukul 15.00 Wita. Tetapi, tiba-tiba ditunda tanpa alasan yang jelas.

“Iye ditunda, nanti komunikasi dengan Pak Ketua (Inarto),” singkatnya.

Example 300250
Example 120x600