Kendari, Sultrust.com – Perpustakaan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem literasi keuangan yang inklusif dan berdaya guna.
Dalam momentum Semarak Bulan Literasi 2025, lembaga ini menggelar Lomba Menulis Berita Ekonomi Syariah, sebuah ajang yang dirancang untuk mengasah kemampuan menulis sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap prinsip ekonomi dan keuangan syariah.
Kegiatan yang berlangsung pada 27 Oktober hingga 2 November 2025 di Kantor Perwakilan BI Sultra ini mengusung tema “Menulis untuk Ekonomi Syariah: Cerdas, Beretika, dan Berdaya Guna.” Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pegiat literasi, jurnalis muda, yang memiliki ketertarikan pada dunia tulis-menulis dan ekonomi berbasis nilai-nilai syariah.
Lomba ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami prinsip dan praktik ekonomi syariah dari sudut pandang jurnalistik, sehingga nilai-nilai edukatif dan informatif dapat tersampaikan dengan cara yang menarik.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menegaskan bahwa kegiatan literasi semacam ini menjadi salah satu upaya nyata BI untuk memperluas wawasan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pengenalan ekonomi syariah di tingkat daerah.
“Melalui kegiatan literasi ekonomi syariah, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa ekonomi syariah bukan hanya konsep keagamaan, tetapi juga sistem ekonomi yang adil, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Pejuang Ekonomi Syariah BI Sultra, dilanjutkan dengan sosialisasi lomba, sesi menulis bersama, serta penilaian karya oleh dewan juri.
Adapun tim panitia dipimpin oleh Ridwan Suryo Pranowo sebagai koordinator kegiatan sekaligus juri lomba, bersama Nur Annisa yang berperan sebagai asisten koordinator, desainer flyer, dan juri.
Para peserta diajak menulis berita bertema ekonomi syariah yang informatif, inspiratif, dan sesuai kaidah jurnalistik. Karya terbaik kemudian dipilih sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai ekonomi berbasis syariah.
Hasilnya, kegiatan ini sukses menarik partisipasi luas dari berbagai komunitas literasi di Sulawesi Tenggara. Selain menghasilkan karya-karya terbaik, lomba ini juga memperkuat sinergi antara pustakawan, pegiat literasi, dan komunitas ekonomi syariah dalam memperkaya konten edukasi publik.
Melalui kegiatan ini, Perpustakaan BI Sultra menegaskan perannya sebagai pusat literasi ekonomi yang inklusif, edukatif, dan berorientasi pada penguatan ekonomi berbasis nilai-nilai syariah.
Inisiatif ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam melahirkan generasi penulis muda yang tidak hanya piawai menulis, tetapi juga memahami makna keadilan dan keberlanjutan dalam sistem ekonomi syariah. (*)



















