Kendari, Sultrust.com – Upaya memperkuat layanan air bersih di Kota Kendari kembali digerakkan ketika Perumda Air Minum Tirta Anoa bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) turun langsung meninjau sejumlah intake air baku baik yang masih berfungsi maupun yang sudah lama berhenti beroperasi.
Langkah lapangan ini menjadi tindak lanjut rapat koordinasi sebelumnya terkait sinergi penyediaan air bersih di ibu kota Sulawesi Tenggara itu Beberapa titik yang mendapat perhatian khusus antara lain intake eksisting, rencana pembangunan intake baru di Tabanggele, serta intake Matabondu yang sudah mati suri sejak tahun lalu
Direktur Perumda Tirta Anoa Kendari, Sukriyaman, S.Sos, menegaskan pihaknya bersama BWS sudah menyiapkan tim khusus untuk merumuskan strategi menghidupkan kembali intake Matabondu Pasalnya, sekitar 2.000 sambungan rumah pelanggan masih bergantung pada sumber air tersebut.
“Setelah rapat koordinasi, kami bersama Kepala Balai Wilayah Sungai langsung meninjau intake air baku. Kami sangat mengapresiasi tindak cepat BWS dalam rangka mengidentifikasi permasalahan penyediaan air bersih di Kota Kendari. Harapannya, kerja sama ini bisa mempercepat upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Sukriyaman, Kamis (21/8/2025).
Selain melihat kondisi fasilitas pengambilan air, kunjungan ini juga menjadi forum mendengar langsung tantangan Perumda Tirta Anoa dalam menjaga kelancaran suplai air bersih
Kepala Balai Wilayah Sungai menekankan bahwa kolaborasi lintas pihak adalah kunci Pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga BUMD air minum diminta berjalan beriringan dalam memastikan infrastruktur air tetap terjaga Ia menegaskan komitmen BWS untuk mendukung perbaikan jaringan, pemeliharaan fasilitas, hingga pengamanan sumber air dari potensi gangguan
Optimisme sinergi ini jelas PDAM Tirta Anoa dan BWS percaya dengan perencanaan matang dan kerja cepat kebutuhan air bersih masyarakat Kendari bisa dipenuhi lebih merata dan berkelanjutan. (*)



















