Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kendari

Bantah Isu yang Diduga Sepihak, Sekelompok Warga Pudai Kompak Pasang Badan Membela Lurah Mereka

205
×

Bantah Isu yang Diduga Sepihak, Sekelompok Warga Pudai Kompak Pasang Badan Membela Lurah Mereka

Share this article
Puluhan warga Kelurahan Pudai, Kecamatan Abeli, mendatangi Kantor Wali Kota Kendari untuk menyampaikan aspirasi. // Dok:Salman
Example 468x60

Kendari, Sultrust.com – Puluhan warga Kelurahan Pudai, Kecamatan Abeli, mendatangi Kantor Wali Kota Kendari untuk menyampaikan aspirasi mereka, kedatangan ini bukan untuk menuntut, melainkan memberikan pembelaan terhadap Lurah Pudai, Hasrul Qori, yang baru menjabat sekitar dua bulan terakhir.

Salah seorang warga RT 02 yang menjadi juru bicara, Jumawaluddin, menegaskan bahwa isu dan laporan yang diarahkan kepada lurah hanyalah klaim sepihak. Ia menyebut desakan evaluasi yang beredar tidak mencerminkan suara masyarakat Pudai secara keseluruhan.

Example 300x600

“Tujuan kami datang hari ini untuk meminta agar Pak Lurah Pudai, Hasrul Qori, tetap menjadi lurah kami, jadi dengan adanya isu atau laporan-laporan dari pihak-pihak tertentu itu sama sekali tidak benar, karena di sini hanya mengatasnamakan warga masyarakat Kelurahan Pudai yang kenyataannya itu tidak benar, tuntutan itu hanya untuk kepentingan mereka masing-masing dengan alasan-alasan tertentu,” ujar Jumawaluddin, kepada Sultrust.com, Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, persoalan yang diangkat hanya berawal dari pengelolaan air yang sebenarnya masih dalam kewenangan pemerintah kelurahan. Namun, kelompok tertentu memelintirnya seolah lurah bertindak sewenang-wenang.

“Yang pertama laporan dari orang-orang tertentu ini yang mengatasnamakan masyarakat Kelurahan Pudai yang pertama itu masalah pengelolaan pengelolaan air, mereka tidak mau diganti atau dievaluasi tentang ini kepengurusan air, jadi mereka membuat cerita bahwa Pak Lurah itu sok-sok berkuasa mengatur masalah kepengurusan air, tapi sebenarnya itu kan wajar selaku pemerintah,” jelasnya.

Lanjut, warga justru menilai kepemimpinan Hasrul Qori sudah menghadirkan perubahan positif meski baru sebentar menjabat. Ia dinilai sigap memperhatikan kebutuhan warga, mulai dari penerangan jalan, kerja bakti, hingga program pangan murah.

“Kalau untuk kinerja dan tanggung jawab Pak Lurah selama ini Alhamdulillah dengan barunya dia menjabat kurang lebih 2 bulan sudah banyak perubahan yang dilakukan oleh Pak Lurah Hasrul Qori, salah satunya seperti penerangan atau dalam hal ini lampu jalan, Pak Lurah sudah meminta dari orang bisu untuk menyalakan semua lampu-lampu jalan, yang kedua soal kerja bakti, terus masalah pemangkasan pohon, terus masalah pangan murah itu Pak Lurah sudah tunaikan,” tambah Jumawaluddin.

Lebih jauh, Ia menegaskan masyarakat Pudai menolak semua laporan yang dianggap tidak berdasar tersebut.

“Untuk itu sekarang menurut kami, tuntutan kepada Pak Lurah itu tidak benar, karena di jangka waktu yang terbilang cepat kurang dari 2 bulan sudah ada isu bahwa Pak Lurah tidak bagus atau tidak benar menjalankan tugasnya sebagai lurah Kelurahan Pudai. Jadi kami selaku masyarakat Pudai menolak mentah-mentah semua isu atau laporan-laporan yang masuk itu sama sekali tidak benar dan tidak ada bukti sama sekali,” tegasnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Kota Kendari, Muhammad Yahya, menyambut langsung kedatangan warga Pudai. Ia menyampaikan akan segera mempertemukan pihak-pihak terkait agar tidak terjadi perpecahan di masyarakat.

“Kami berkesimpulan bahwa sebentar kita akan mengedarkan pertemuan di kantor Kelurahan Pudai supaya tidak ada lagi gesekan antara masyarakat Pudai, antara yang mendukung dan tidak mendukung. Kita ini satu kesatuan, pilkada sudah selesai, jadi harapan kita ini mari kita dukung Pak Lurah, agar tidak ada lagi merah atau biru di masyarakat. Kami memahami betul kondisi masyarakat seperti ini, namun memang gaya kepemimpinan masing-masing pemimpin itu berbeda-beda tapi kita juga harus beri kesempatan,” ujar Yahya.

Sebelumnya, sekelompok warga memang sempat melayangkan desakan kepada Wali Kota Kendari untuk mengevaluasi Lurah Pudai. Dalam surat resmi, mereka mengaku tidak puas dengan pola komunikasi dan menuntut kepemimpinan yang lebih transparan. Namun, klaim ini langsung dibantah warga lain yang justru menilai lurah baru telah membawa perubahan positif di kelurahan tersebut. (*)

Example 300250
Example 120x600