Mayat tanpa kepala ditemukan di pinggir pantai Dusun III, Desa Tanggetada, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (10/2), sekitar pukul 16.30 Wita.
Selain tanpa kepala, kondisi mayat laki-laki itu nampak sudah rusak. Pada bagian kaki dan badan tak utuh.
Kepada awak media, Paur Subbag Humas Polres Kolaka, Bripka Riswandi menjelaskan, mayat tanpa kepala tersebut pertama kali ditemukan oleh saksi Miming (10) bersama rekannya Ikmal (10) yang sedang bermain di pinggir pantai.
“Saksi Miming dan temannya melihat mayat lelaki di pinggir pantai tersebut. Kemudian, saksi Miming bertemu dengan saksi Anwar Sudirman (43) di depan rumahnya yang sedang menggembala sapinya, saat itu pula Miming menceritakan kepada Anwar bahwa Ia bersama rekannya telah menemukan mayat di pinggir pantai. Kemudian, Anwar pergi melihat mayat tersebut dan menyebarkan berita tersebut melalui Sosmed,” ungkap Paur Subbag Humas Polres Kolaka.
Bripka Riswandi juga menambahkan, selain tanpa kepala, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi rusak.
Setelah dilakukan penyelidikan, aparat kepolisian akhirnya berhasil mengungkap identitas mayat pria tersebut.
Bripka Riswandi menyebutkan, identitas mayat tersebut diketahui berinisial R (12) yang beralamat di Kelurahan Dawidawi, Kecamatan Pomalaa.
Usai berhasil mengungkap identitas mayat tanpa kepala itu, pada pukul 20.30 Wita, mayat dipulangkan ke rumah duka dan dikembalikan ke pihak keluarga.
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, namun kami tetap melakukan langkah-langkah serta upaya penyelidikan lebih lanjut terkait kematian korban,” tambahnya.
Riswandi menjelaskan, sebelumnya korban dikabarkan hilang saat pergi melaut. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, R meninggalkan rumah untuk pergi melaut sejak Jumat (5/2).
“Setelah hari itu, keluarga tidak mengetahui lagi keberadaan korban,” ucapnya.
Keluarga korban mendengar kabar dari pemancing bahwa ada orang yang tenggelam di sekitar perairan Pulau Buaya, Kecamatan Wundulako, Kolaka. Mendengar kabar tersebut, keluarga korban kemudian berangkat melakukan pencarian.
Pencarian itu membuahkan hasil, rekan korban berinisial A ditemukan sudah tak bernyawa di dekat perahunya. Sedangkan korban berinisial R tidak ditemukan saat proses pencarian itu, dan dinyatakan hilang.
Karena tak juga menemukan keberadaan korban R, pihak keluarga memutuskan untuk membawa pulang korban A untuk dimakamkan.
Usai memakamkan korban A, pencarian terhadap korban R kembali dilakukan oleh pihak keluarga, namun tak membuahkan hasil. Hingga akhirnya, hari ini keluarga korban mendengar kabar bahwa telah ditemukan mayat tanpa kepala di sekitar Pantai Tanggetada. (p2/ik)



















