Bank Sultra mendukung pembangunan infrastruktur dan penataan daerah di Kabupaten Konawa Utara (Konut) dengan memberikan pinjaman sebesar Rp 200 miliar.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif saat rapat bersama Pemda Konut, di Aula Bank Sultra, Rabu 28 September 2022.
Abdul Latif mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemda Konut, atas kepercayaan terhadap Bank Sultra.
Dikatakannya, pinjaman yang diberikan kepada Pemda Konut merupakan bentuk dukungan dan kontribusi Bank Sultra terhadap pembangunan daerah, khususnya di Bumi Oheo.
“Bank Sultra selalu hadir untuk menjawab seluruh kebutuhan di daerah. Termasuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur,” ungkap Abdul Latif.
Lebih lanjut, Ia menjelaskankan, bahwa saat ini sudah 7 daerah yang sedang bekerja sama dengan Bank Sultra, diantaranya Kabupaten Bombana, Konawe Selatan, Kolaka Utara, Buton, Buton Selatan, Kota Bau – Bau dan yang terakhir Konawe Utara.
“Tak lupa pula ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada segenap Pemda Konut, yang telah mempercayakan Bank Sultra untuk memfasilitasi pinjaman daerah ini,“ jelasnya.
Sementara itu, Bupati Konawe Utara, Ruksamin menyampaikan, bahwa butuh waktu yang lama berkordinasi pada pihak lainnya, dan pada akhirnya tertuju pada pihak Bank Sultra.
“Kami memang perlu waktu yang lumayan panjang untuk berkordinasi pada pihak lain, dan pada akhirnya kami memilih Bank Sultra yang juga merupakan bank milik pemerintah daerah, termaksud Pemda Konawe Utara,” ujar Ruksamin.
Lanjutnya, pinjaman daerah akan kembali menjadi pendapatan asli daerah yang akan dkembalikan ke daerah untuk kesejahteraan masyarakat Konut.
“Dana pinjaman ini tentu akan digunakan sebaik-baiknya guna memberikan kesejahteraan pada masyarakat Konawe Utara,” ucapnya.
Ruksamin juga menambahkan, ratusan miliar pinjaman yang dikucurkan Bank Sultra untuk Pemkab Konut dalam membangun infrastruktur.
“Jadi, nantinya pinjaman akan digunakan untuk membangun infrastruktur bidang bina marga, insfrastruktur di bidang lingkungan hidup, bidang pendidikan dan olahraga serta pembangunan mess pemerintah di Desa Mataiwoi, Kecamatan Andowia,” tutupnya.
Laporan : Salman



















