Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Economy

Bulog Wakatobi Lakukan Sidak di Pasar, Cek Penyebab Melonjaknya Harga Beras

405
×

Bulog Wakatobi Lakukan Sidak di Pasar, Cek Penyebab Melonjaknya Harga Beras

Share this article
Example 468x60

Wakatobi, Sultrust.com – Bulog melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar sentral dan pasar pagi Pulau Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis 29 Februari 2024.

Sidak itu dilakukan dalam rangka mengecek penyebab mahalnya harga beras yang mencapai Rp1 juta per karung 50 kilogram.

Example 300x600

Kepala Bulog Wakatobi, Yusran Sudini mengatakan, bahwa dirinya heran harga beras bisa tembus di angka tersebut.

“Pasalnya harga beras medium di Bulog tetap dengan harga normal Rp54.500 per lima kilogram dan masih mempunyai stok 650 Ton persediaan sampai bulan Juli,” katanya.

“Kami targetkan hari ini 10 ton di pulau wangi-wangi dan Wakatobi dua, stok kami juga masih ada 650 ton persiapan bulan ramadan sampai dengan bulan Juli,” sambungnya.

Dengan sidak yang dilakukan, dimaksudkan agar harga beras dapat distabilkan.

Setelah sidak bersama beberapa pegawai Perindag, pihaknya mengetahui faktor melonjaknya harga beras tersebut.

“Salah satunya para pedagang dan Dinas terkait mengkonversi 1 kg beras sama dengan 1,5 liter beras, sehingga 50 kg beras dihitung sama dengan 75 liter, sementara dalam satu liternya dijual dengan harga Rp15 ribu dan Rp14 ribu, maka hitungan pedagang satu karung 50 kg beras berarti sama dengan 75 kilogram di kali 14 ribu menghasilkan 1.050.000 rupiah perkarung isi 50 kg beras,” jelasnya.

Sedangkan yang mestinya dalam 1 kilogram beras itu hanya 1 liter lebih sedikit beras, sehingga dalam satu karung 50 kilogram beras, hanya sekitar 60 liter beras.

Disisi lain para pedagang beras, membeli bukan di Bulog melainkan di Kendari yang membutuhkan biaya banyak, mulai dari biaya transport dan biaya lainya padahal Bulog juga menyiapkan beras yang sama.

Meskipun pihak Bulog hanya berkewajiban pada penyaluran, namun Yusran Sudini berharap ada kontrol harga dari dinas terkait untuk mengawasi para pedagang yang menaikan harga tidak sesuai dengan HET yang ditetapkan Bulog.

Example 300250
Example 120x600