Kendari, Sultrust.com – Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2025, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sulawesi Tenggara memastikan ketersediaan uang tunai bagi masyarakat tetap terjaga.
Melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) yang berlangsung 5–25 Maret 2025, BI Sultra membuka akses penukaran uang baru di berbagai titik di seluruh wilayah provinsi.
Kepala KPw BI Sultra, Doni Septadijaya, mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mempermudah masyarakat yang ingin menukarkan uang pecahan baru menjelang hari raya.
“Selain itu, selama Ramadan hingga Idulfitri, BI juga menyiapkan uang senilai Rp1,2 triliun,” tuturnya, Rabu (05/03/2025).
Dana tersebut disiapkan untuk menjamin kecukupan uang layak edar (ULE) selama periode Ramadan dan Idulfitri. Doni mengungkapkan, jumlah uang yang disiapkan tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp931 miliar.
Tak hanya memperluas jumlah uang yang diedarkan, BI Sultra juga memperkuat aspek pelayanan dengan membuka penukaran uang melalui sistem daring di situs https://pintar.bi.go.id. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat memilih jumlah pecahan yang diinginkan serta lokasi penukaran, dan akan memperoleh e-mail konfirmasi sebagai bukti untuk ditunjukkan saat melakukan penukaran.
“Maksimal jumlah uang yang dapat ditukar ialah Rp4,3 juta. Ada pecahan Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2 ribu, dan Rp1.000,” kata Doni.
Untuk memperluas jangkauan layanan, kegiatan Serambi juga melibatkan perbankan di Sultra melalui penukaran bersama di sekitar 85 titik layanan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota mulai 5 hingga 26 Maret 2025.
“Ada pula layanan penukaran di rumah ibadah yakni enam titik di Sultra. Jadi yang mau menukarkan uang harus akses aplikasi Pintar atau https://pintar.bi.go.id untuk bisa mengetahui kapan dan dimana akan melakukan penukaran,” tutupnya.
Dengan langkah ini, BI Sultra tidak hanya memastikan uang tunai tersedia dalam jumlah cukup, tetapi juga menghadirkan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan uang baru di momentum hari besar keagamaan yang penuh makna.



















