Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Aksi Senioritas di UHO Kendari Kembali Terjadi, Junior Alami Luka Memar di Wajah

316
×

Aksi Senioritas di UHO Kendari Kembali Terjadi, Junior Alami Luka Memar di Wajah

Share this article
Korban bersama keluarga saat melaporkan tindak pidana penganiayaan di Polsek Poasia. Foto : Salman/Sultrust.id.
Example 468x60

SULTRUST.ID – Aksi senioritas mahasiswi atau perilaku senior yang semena-mena kepada juniornya kembali terjadi di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (2/6/2023).

Adalah W (19), mahasiswi jurusan D3 Tekhnik Sipil yang mengalami luka lebam di wajah, bahkan sampai mengeluarkan darah di bibirnya akibat dianiaya dua orang seniornya, yakni wanita NI dan F.

Example 300x600

Hal tersebut diungkapan kakak korban Try (23), saat di wawancara oleh awak media Sultrust.id melalui telepon via WhatsApp.

Try menyebutkan bahwa kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada hari Jumat 2 Juni, sekitar pukul 01.00 Wita dini hari saat korban hendak mengambil baju PDH yang dibagikan seniornya.

“Pada saat mengambil baju PDH, adik saya dan semua teman angkatannya itu kena pukul sama seniornya, tapi adik saya ini dia yang paling parah daripada teman-temannya semua, sampai meninggalkan lebam,” ujarnya

Try juga mengatakan bahwa penanggung jawab atau senior yang menangani juniornya ini masing-masing satu orang, hanya adiknya saja yang mendapat kekerasan dari dua orang senior sekaligus.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa, karena ketakutan korban terhadap senior-senior yang melakukan kekerasan tersebut, korban sempat ingin menutupi kejadian tersebut kepada keluarganya sendiri.

“Adik saya sempat ke BTN temannya untuk mengonpres lebamnya itu, setelah itu temannya juga mengantar adik saya ke Puskesmas, itu semua dia lakukan tanpa sepengetahuan kita semua keluarganya,” kata Try

Lanjut, diungkapkannya pula bahwa kekerasan terhadap adiknya ini, bukan kali pertama dilakukan oleh kedua senior yang sama itu.

“Di tahun kemarin itu mereka melakukan kekerasan pada saat pengkaderan, tapi kita sudah maafkan secara kekeluargaan, tapi kali ini sudah kelewatan sampai meninggalkan luka lebam di wajah adik saya,” Ungkapnya

Olehnya itu, Try bersama keluarga korban yang lain mambawa permasalahan tersebut ke ranah hukum, dan melaporkan kedua senior adiknya itu ke kepolisian.

“Harapan kami kepada kepolisian maupun pihak kampus agar yang melakukan kekerasan itu diberi efek jerah supaya tidak terulang lagi. Dan jangan mengatasnamakan namakan senioritas untuk melakukan kekerasan,” pungkasnya.

 

 

 

 


Laporan : Salman
Editor : Run

Example 300250
Example 120x600