SULTRUST.ID – Aksi solidaritas kembali ditunjukan driver ojek online (Ojol) di Kota Kendari, yang ramai-ramai geruduk outlet Desqueen Desert, Kamis (2/2/2023).
Aksi solidaritas tersebut diduga dipicu perlakuan kasar owner Desqueen Dessert terhadap salah seorang driver Ojol.
Kepada awak media, salah seorang driver Ojol, Sandi menjelaskan kronologi perlakuan kasar yang dialami rekannya.
Sandi menjelaskan, rekannya dan owner Desqueen Dessert terlibat cekcok karena kesalpahaman alias miskomunikasi terkait orderan pelanggan.
Disebutkannya, cekcok tersebut berawal saat rekan driver Ojol bernama Rosi mengambil orderan di Desqueen Dessert yang diorder pelanggannya.
Dari dua paket orderan, lanjut Sandi, driver Ojol yang akrab disapa Om Rosi itu hanya membawa satu paket karena terjadi miskomunikasi dengan pihak outlet kuliner tersebut.
Namun, dalam perjalanan untuk mengantarkan orderan di lokasi tujuan, pihak Desqueen Dessert menghubungi Rosi sembari meminta untuk kembali ke outlet.
Setelah Rosi kembali ke outlet kuliner tersebut, terjadilah cekcok antarkeduanya, hingga owner Desqueen Dessert melemparkan orderan yang tertinggal tersebut ke arah driver Ojol (Rosi, red).
“Pada saat rekan kami datang ke resto, orderan kan sebenarnya dua paket, hanya dari pihak resto tidak mengkonfirmasi bahwa paketnya ini ada dua. Jadi yang dibawa oleh driver ini cuma satu,” ujar Sandi.
Dia juga mengungkapkan, karena miskomunikasi tersebut, rekanya secara tidak langsung dirugikan karena sudah terlanjur membawa orderan lalu harus kembali lagi ke toko tersebut.
“Pada saat di jalan, karena mungkin sudah terlalu jauh, tiba-tiba dapat telfon dari pihak resto, jadi driver ini kembali lagi. Secara tidak langsung dia sudah dirugikan dari waktu, tenaga dan bensinnya. Sehingga tiba di sini (outlet Desqueen Dessert) terjadi cekcok gitu,” ungkapnya.
Laporan : Salman
Editor : Run



















