Kendari, Sultrust.com – Menjelang siklus konsumsi tinggi pada masa Ramadan dan Idulfitri 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menyusun langkah strategis untuk menjamin kenyamanan transaksi masyarakat.
Melalui program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri), BI Sultra memastikan ketersediaan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp1,2 triliun yang akan didistribusikan melalui berbagai kanal layanan kas.
Ada pembaruan signifikan pada kebijakan penukaran uang tahun ini. Mempertimbangkan meningkatnya kebutuhan masyarakat, Bank Indonesia menaikkan plafon penukaran menjadi Rp5.300.000 per orang, atau meningkat sekitar 23,2% dibandingkan tahun lalu.
Untuk menghindari antrean panjang dan memastikan distribusi yang merata, masyarakat diarahkan untuk menggunakan platform digital PINTAR sebagai sarana pemesanan layanan penukaran uang di kas keliling maupun loket perbankan.
Di sisi lain, pergeseran pola transaksi masyarakat Sultra ke arah non-tunai juga semakin terlihat nyata. Hingga pengujung 2025, volume transaksi QRIS di Sultra melesat tajam sebesar 184,61% dengan total lebih dari 4,3 juta transaksi.
Dengan pertumbuhan jumlah merchant yang mencapai lebih dari 239 ribu unit, ekosistem digital ini diharapkan menjadi solusi alternatif bagi masyarakat untuk bertransaksi secara lebih efisien dan aman selama bulan suci dan hari raya, sekaligus mengurangi ketergantungan pada uang tunai. (*)



















