Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Buka Ruang Dialog, Kemenag Sultra Ajak Media Sebarkan Harmoni Iman, Alam, dan Budaya di STQH Nasional Kendari

210
×

Buka Ruang Dialog, Kemenag Sultra Ajak Media Sebarkan Harmoni Iman, Alam, dan Budaya di STQH Nasional Kendari

Share this article
Kanwil Kemenag sulta saat menggelar dialog bersama insan media di kota kendari // Dok : Ist
Example 468x60

Kendari, Sultrust.com — Di tengah pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kota Kendari, Kementerian Agama Republik Indonesia menghadirkan ruang refleksi yang berbeda.

Melalui Biro Humas dan Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal, Kemenag RI menggelar Dialog Media bertema “Cahaya Al-Qur’an di Timur Nusantara: Harmoni Iman, Alam, Budaya”, Rabu (15/10/2025) di Hotel Horison Kendari.

Example 300x600

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian resmi STQH Nasional yang tidak hanya menampilkan lantunan ayat suci, tetapi juga mempertemukan para pewarta dan akademisi untuk memperbincangkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam konteks sosial dan kultural Indonesia Timur.

Dialog tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhamad Saleh, serta menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur’an dan Al-Hadis Kemenag RI, Rijal Ahmad Rangkuty, Dosen IAIN Kendari, Danial, yang membawakan materi “Harmoni Al-Qur’an dan Kearifan Lokal Sulawesi Tenggara”, serta Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen PHU Kemenag RI sekaligus Ketua Dewan Hakim STQH Nasional 2025, H. Muchlis Muhammad Hanafi.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Sultra, Muhamad Saleh, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya dialog yang diinisiasi oleh Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag RI di tengah semaraknya kegiatan STQH Nasional.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag RI yang menghadirkan kegiatan penting ini. Dialog media seperti ini sangat bermanfaat, terutama karena pesertanya adalah insan pers yang berperan penting dalam menyebarluaskan informasi kegiatan Kementerian Agama,” ujar Saleh.

Ia menegaskan, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan, nilai kerukunan, dan semangat harmoni yang menjadi bagian dari program strategis Kementerian Agama.

“Tanpa peran media, apa yang dilakukan Kementerian Agama tidak akan diketahui masyarakat luas. Karena itu, kami berharap teman-teman media dapat terus mempublikasikan secara masif kegiatan STQH ini, serta program-program strategis Kementerian Agama, termasuk yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama dan pelestarian lingkungan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Saleh menilai tema dialog kali ini sangat relevan dengan semangat Kemenag dalam menguatkan nilai-nilai kerukunan, cinta kemanusiaan, dan ekoteologi, konsep yang menekankan pentingnya keseimbangan antara iman, alam, dan budaya.

Melalui forum ini, nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai tuntunan ibadah, tetapi juga sebagai inspirasi dalam membangun harmoni sosial dan budaya.

Bagi Kemenag, kegiatan ini merupakan cara memperluas makna STQH sebagai perayaan spiritual sekaligus refleksi kebangsaan, bahwa cahaya Al-Qur’an tak hanya menerangi masjid dan mimbar, tetapi juga ruang publik, media, dan kehidupan sosial masyarakat di Timur Nusantara. (*)

Example 300250
Example 120x600