KENDARI, Sultrust.com – Patroli gabungan yang dilakukan oleh Polsek Kendari bersama Dit Samapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menangkap seorang remaja yang kedapatan membawa senjata tajam berupa ketapel dan mata busur di sekitar Jembatan Teluk Kendari.
Kegiatan patroli yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kendari, AKP Andriyas Saroy, S.H., M.H., bertujuan untuk mengantisipasi tindak pidana seperti tawuran dan balapan liar yang sering terjadi di kawasan tersebut.
Sekitar pukul 05.30 WITA, petugas mendapati seorang remaja berinisial MA (15), warga Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, membawa tiga ketapel dan satu mata busur yang diduga digunakan untuk melakukan tindakan kriminal.
Pelaku langsung diamankan beserta barang bukti ke Polsek Kendari guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Kendari, AKP Andriyas Saroy, menegaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan Jembatan Teluk Kendari, yang kerap menjadi lokasi aksi kriminalitas.
“Kegiatan ini merupakan upaya kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama di lokasi yang sering dijadikan arena balap liar dan tawuran menggunakan ketapel serta mata busur,” ujar AKP Andriyas Saroy.
Ia juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka, terutama di bulan suci Ramadan, dengan mengarahkan mereka ke aktivitas yang lebih positif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif mengawasi anak-anaknya dan mengajak mereka meningkatkan ibadah selama Ramadan, agar tidak terjerumus dalam kegiatan yang merugikan,” tambahnya.
Polresta Kendari juga meminta masyarakat untuk turut menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.



















