Sejumlah massa yang mengatasnamakan Forum Aliansi Semesta (Formesta) Konawe melakukan blokade di pertigaan simpang Desa Besu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Selasa (23/3).
Aksi tersebut merupakan buntut dari tak terpenuhinya tuntutan 12 mantan karyawan PT. Obsidian Stainless Steel (OSS), terkait pembayaran pesangon pasca di PHK secara sepihak oleh perusahaan.
Kegigihan mereka menuntut pesangon didasari atas janji Mr. Yin kepada keluarga para mantan karyawan.
“Kami memblokade jalur masuk ke perusahaan untuk menagih janji Mr. Yin yang katanya akan membayarkan pesangon kami, ” jelas Irfan selaku koordinator massa, saat di temui awak media di lokasi blokade.
Lebib lanjut, Ifan menjelaskan, bahwa Mr. Yin pernah berjanji di hadapan istri 12 mantan karyawan tersebut, akan membayarkan pesangon usai putusan di pengadilan. Camat Morosi, Kapolsek, negosiator serta humas turut menyaksikan ketika Mr. Yin berjanji.
Irfan juga menjelaskan, bahwa sempat ada mediasi mantan karyawan dan pihak perusahaan yang diinisiasi Humas, namun hasilnya masih menunggu Mr. Yin yang saat itu masih berada di negeri tirai bambu.
“Jalur mediasi sudah sempat ditempuh, namun hasilnya belum ada, sebab kata mereka (Humas, red) saat itu Mr. Yin masih berada di luar negeri,” tambahnya.
“Pada intinya, kami akan tetap memblokade jalur masuk ke perusahaan hingga management PT. VDNI membayarkan pesangon kami sesuai janji Mr. Yin, ” tegasnya. (p4/ik)



















