SULTRUST.ID – Tumpukan sampah di belakang gudang penggilingan atau pabrik jagung dan padi yang terbakar membuat warga di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) panik dan geger.
Pasalnya, asap dari pembakaran sampah tersebut membumbung tinggi. Sehingga, membuat warga mengira kalau yang terbakar adalah pabrik atau penggilingan jagung dan padi
“Saya kira yang terbakar itu pabrik, akhirnya saya panik,” Ujar Ida, salah seorang warga di sekitar pabrik, Rabu (11/01/2023)
Di tempat yang sama, Ratna (30) menjelaskan, bahwa yang membakar sampah itu adalah suaminya, yang juga salah satu karyawan dari pabrik itu
“Awalnya suami saya hanya membakar sampah di samping pabrik itu, karena melihat sudah terlalu banyak sampah yang menumpuk,” kata Ratna
Ratna melanjutkan, bahwa setelah api dari pembakaran sampah itu membesar dan sulit untuk ditangani, dirinya langsung meminta tolong kepada seorang remaja untuk menelpon Damkar agar segera memadamkan api karena takut akan merembet ke pabrik jagung dan padi itu
“Setelah api membesar saya langsung minta tolong sama anak muda yang ada disini tadi untuk menelpon Damkar. Karena jangan sampai apinya bertambah besar, takutnya akan merembet ke pabrik,” Jelasnya
Kata Ratna, dirinya juga tidak mengira kalau sampah yang dibakar itu akan menimbulkan perhatian warga di sekitar pabrik
“Kami tidak bermaksud membuat orang panik, tapi kami sendiri juga tidak mengira kalau api akan menjadi sebesar itu,” Akuhnya.
Setelah mendapat informasi, Tim pemadam kebakaran Kota Kendari langsung menurunkan 3 unit mobil damkar ke TKP untuk segera memadamkan api dari pembakaran sampah tersebut
Ratna menambahkan, jika ada pihak yang dirugikan dalam peristiwa ini, dirinya meminta maaf yang sebesar-besarnya, karena hal ini tidak disengaja olehnya dan suaminya
“Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya karena telah membuat kepanikan. Hal ini bukan kita sengajakan kalau kita tau apinya akan membesar,” tutupnya.
Laporan : Salman
Editor : Run



















