SULTRUST.ID – Jelang Natal 2022 dan tahun baru 2023 (Nataru), Rumah Tahanan (Rutan) Kelas ll A Kendari meberikan remisi atau pengurangan masa pidana kepada tujuh narapidana (Napi).
Kepala Pelayanan Tahanan Rutan Kelas ll A Kendari, Wardin mengatakan, pemberian remisi jelang Natal kepada umat Nasrani dengan syarat utamanya akhlak yang baik, rajin menjalankan ibadah, dan yang menentukan layak atau tidaknya seorang tahanan di beri remisi adalah wali kemasyarakatan
“Jadi kita ada asesmen dan yang menilai itu adalah wali kemasyarakatan, yang kami maksud dengan wali kemasyarakatan ini adalah seorang yang berinteraksi setiap hari kepada para warga binaan Dengan itu mereka memberikan skor-skor tertentu untuk yang berakhlak baik dan yang menjalankan ibadah tiap harinya sesuai dengan agamanya ,” ujar Wardin, Kamis (22/12/2022).
Ia menjelaskan, dari ratusan warga binaan di dalam Rutan Kelas ll A Kendari hanya ada 9 orang yang beragama Nasrani, tapi yang di berikan remisi hanya 7 orang.
“Yang diberikan remisi jelang Natal ini hanya 7 orang dari 9 orang yang beragama Nasrani. Karena yang 2 orang lainnya sudah diusulkan untuk pembebasan bersyarat,” jalasnya
Dari 7 orang yang diusulkan mendapat remisi jelang Natal ini, terbagi lagi jadi tiga waktu Remisi yang diberikan. Ada yang mendapatkan remisi 15 hari, 1 bulan, dan 1 bulan 15 hari. Kasus 7 orang ini didominasi oleh pengguna narkoba ada empat orang, kasus perlindungan anak dua orang dan kasus pencurian satu oran
“Lima orang yang diberikan remisi 15 hari, satu orang yang di beri remisi 1 bulan, dan satu orang lagi diberkan remisi 1 bulan 15 hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, karena yang mendominasi warga binaan di Rutan Kelas ll A Kendari ini terkait dengan kasus narkoba. Tetapi hingga saat ini, pihaknya tidak pernah mengalami kebobolan, atau terdapat penyelundupan narkoba, entah itu dari tahanan maupun petugas rutan
“Alhamdulillah selama ini tidak pernah ada kasus seperti itu yang terjadi di dalam rutan ini. Mungkin itu berkat kerja sama semua petugas disini, yang selalu berusaha semaksimal mungkin menjalankan tugas, apalagi pimpinan kami selalu menekankan hati-hati dengan narkoba. Kami juga sudah beberapa kali melakukan tes urine kepada para warga binaan dan juga semua petugas disini, tapi Alhamdulillah itu selalu negatif narkoba,” tutupnya.
Laporan : Salman
Editor : Run



















