Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Rosatom Siap Bangun PLTN di Sultra, DEN: Ramah Lingkungan dan Tidak Bebani APBN

391
×

Rosatom Siap Bangun PLTN di Sultra, DEN: Ramah Lingkungan dan Tidak Bebani APBN

Share this article
Example 468x60

Jakarta, Sultrust.com Dewan Energi Nasional (DEN) menyatakan dukungannya terhadap rencana investasi Rosatom Corp., BUMN asal Rusia, dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Sulawesi Tenggara (Sultra), Indonesia, Rabu (16/4/2025).

Investasi ini menjadi bagian dari upaya pengembangan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan.

Example 300x600

Anggota Dewan Energi Nasional, Dr. Ir. Musri Mawaledha, MT, menyampaikan bahwa PLTN merupakan sumber energi yang efisien, ramah lingkungan, serta ekonomis.

Skema pengembangan PLTN ini sejalan dengan prioritas energi baru terbarukan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang regulasi pendukungnya akan segera diterbitkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah.

“Investasi pembangunan PLTN ini sepenuhnya akan dibiayai oleh pihak Rosatom, tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” ujar Musri.

Menurutnya, pembangunan Nuclear Power Plant (NPP) merupakan solusi terbaik dalam menjawab tantangan krisis energi dan sebagai komitmen Indonesia terhadap pengembangan energi bersih, sesuai dengan kesepakatan global.

Indonesia dinilai sangat potensial dalam pengembangan NPP karena memiliki ketersediaan bahan baku dan lokasi yang strategis.

Salah satu wilayah yang diprioritaskan adalah Sulawesi Tenggara. Berdasarkan hasil riset geologis dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), wilayah ini dinilai sangat stabil dan layak menjadi pusat pengembangan energi nuklir nasional.

“Kebutuhan energi di Sultra sangat besar, terutama karena adanya industri pengolahan tambang nikel dan industri turunannya, serta kebutuhan listrik rumah tangga dan industri kecil yang belum sepenuhnya terpenuhi,” tambahnya.

PLTN telah terbukti menjadi solusi energi di banyak negara maju. Prancis, misalnya, memenuhi sekitar 70 persen kebutuhan listrik nasionalnya melalui PLTN.

Sementara itu, Amerika Serikat mengoperasikan 93 reaktor nuklir, disusul oleh Rusia, Jepang, dan Tiongkok. Hal ini membuktikan bahwa nuklir merupakan sumber energi yang aman dan ramah lingkungan.

Menindaklanjuti hal ini, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling, mengadakan pertemuan dengan Kantor Perwakilan Dagang Rusia di Jakarta.

Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya dengan Duta Besar Rusia. Kepala Kantor Perwakilan Dagang Rusia, Alexander Masaltev, memfasilitasi pertemuan Wakil Gubernur Sultra dengan pihak Rosatom.

Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor tersebut, Rosatom Corp. yang diwakili oleh Anna Belokoneva selaku Kepala Perwakilan Rosatom di Indonesia, memaparkan profil perusahaannya.

Rosatom adalah perusahaan global terbesar di bidang teknologi nuklir yang bergerak di pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), serta aktif dalam pengembangan SDM melalui pendidikan dan pelatihan teknologi nuklir.

Anna menjelaskan bahwa Rosatom siap menawarkan kerja sama kepada pemerintah Indonesia untuk membangun PLTN sekaligus mendukung pengembangan kapasitas lokal, khususnya di bidang pendidikan dan teknologi, agar SDM Indonesia—terutama di Sultra—siap mengelola energi baru terbarukan secara mandiri di masa depan.

Menanggapi penjelasan tersebut, Wakil Gubernur Ir. Hugua menyambut baik rencana kerja sama ini.

“Atas nama Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, kami sangat tertarik dengan presentasi yang disampaikan oleh pihak Rosatom. Ini merupakan peluang besar bagi Sultra untuk menjadi provinsi yang maju, terutama karena hasil survei BRIN menunjukkan bahwa daerah kami sangat strategis untuk pengembangan PLTN,” tutup Hugua.

Example 300250
Example 120x600