Konawe Selatan, Sultrust.com – Ratusan warga di pelosok Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menunjukkan antusiasme tinggi saat menghadiri kegiatan edukasi keuangan yang digelar OJK Sulawesi Tenggara pada 7–9 Januari 2026.
Isu mengenai akses pembiayaan modal usaha menjadi topik paling hangat yang didiskusikan.
Kegiatan yang berlangsung di lima desa, yakni Desa Tanea, Telutu Jaya, Akuni, Anese, dan Matabondu ini, dihadiri sedikitnya 305 peserta yang didominasi oleh petani, ibu rumah tangga, dan aparat desa.
Dalam sesi diskusi, para peserta terlihat aktif berkonsultasi mengenai prosedur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan mekanisme Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Hal ini menunjukkan tingginya keinginan warga desa untuk mengembangkan usaha melalui akses perbankan yang resmi.
Menanggapi hal tersebut, OJK Sultra yang didukung oleh PT BPD Sultra menegaskan pentingnya menggunakan lembaga jasa keuangan yang telah berizin dan diawasi OJK.
“Kami berharap materi yang diperoleh dapat mendorong peningkatan inklusi keuangan yang berkelanjutan di Konawe Selatan,” ungkap perwakilan OJK Sultra, Rabu (14/1/2026).
Apresiasi juga datang dari para kepala desa setempat. Mereka menilai kehadiran OJK hingga ke wilayah 3T sangat membantu warga memahami cara “membersihkan” riwayat kredit di SLIK serta mempermudah akses permodalan bagi petani lokal.
Dengan literasi yang lebih baik, warga diharapkan mampu mengelola keuangan keluarga secara mandiri dan cerdas. (*)



















