Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Kasus Mafia Dugaan Tanah Landono, Ada Apa di Balik Kehadiran Mendadak Camat Sabulakoa di Polda Sultra?

37
×

Kasus Mafia Dugaan Tanah Landono, Ada Apa di Balik Kehadiran Mendadak Camat Sabulakoa di Polda Sultra?

Share this article
Tampak depan loby Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sultra. // (Dok : istimewa)
Example 468x60

Kendari, Sultrust.com – Kasus dugaan mafia tanah di kawasan transmigrasi Landono, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga saat ini terus bergulir dan menjadi sorotan publik.

Di tengah proses penyelidikan yang sedang berjalan di Polda Sultra, kemunculan mendadak Camat Sabulakoa inisial J menggunakan pakean dinas lengkap memicu tanda tanya besar.

Example 300x600

Sejumlah sumber menyebut, kehadiran Camat Sabulakoa di Mapolda terjadi saat penyidik tengah mendalami laporan warga terkait dugaan praktik mafia tanah yang menyeret sejumlah oknum aparat.

Kasus ini sendiri mencuat setelah warga transmigrasi Landono melaporkan dugaan penyerobotan lahan, pemalsuan dokumen, hingga praktik pemerasan terhadap pemilik sah tanah.

Bahkan, warga telah menyerahkan berbagai dokumen negara, termasuk Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diterbitkan sejak 1982 sebagai bukti kepemilikan.

Tidak hanya itu, dalam perkembangan terbaru, investigasi juga mengungkap dugaan keterlibatan oknum lainnya seperti, mantan Lurah, hingga Camat Landono. Bahkan aparat dalam skema yang disebut-sebut sistematis.

Situasi ini membuat publik semakin curiga, terlebih setelah munculnya sejumlah nama pejabat yang diduga pernah terlibat dalam proses mediasi maupun penerbitan dokumen bermasalah di masa lalu.

Kemunculan Camat Sabulakoa di Polda pun dinilai bukan hal biasa. Apakah ia dipanggil sebagai saksi, dimintai klarifikasi, atau justru memiliki keterkaitan lain dengan perkara tersebut.

Camat Sabulakoa J saat dikonfirmasi oleh media ini mengatakan, bahwa kehadirannya di Polda Sultra untuk mendampingi stafnya bernama Prans yang telah di periksa Penyidik Polda Sultra.

“Iyee dinda.. saya mendampingi staf kecamatan dan kami hadir karena jam kantor Dinda..iyee,” ujar Camat Sabulakoa saat dikonfirmasi media ini.

Sementara itu, warga berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara transparan dan profesional untuk membongkar dugaan mafia tanah yang telah berlangsung lama dan merugikan masyarakat.

“Ini bukan sekadar sengketa lahan, tapi soal keadilan dan keabsahan dokumen negara,” tegas perwakilan warga Andi

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sultra belum memberikan keterangan resmi terkait kehadiran Camat Sabulakoa maupun perkembangan terbaru penyelidikan kasus tersebut.

Kasus Landono kini menjadi ujian serius bagi penegakan hukum di daerah, sekaligus harapan masyarakat untuk mengakhiri praktik mafia tanah yang selama ini dianggap meresahkan. (*)

Example 300250
Example 120x600