SULTRUST.ID – Tindak pidana pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) kembali terjadi, Jumat (17/2/2023).
Peristiwa tersebut terjadi di Lorong Sarungga, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, sekitar jam 19.30 Wita.
Diketahui, korban bernama Risman (25), dikeroyok oleh enam pelaku. Dan dalam pengeroyokan tersebut, terdapat seorang pelaku yang menggunakan Sajam jenis parang, akibatnya korban mendapat luka parah dilengan kirinya.
Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Kendari, Kombes Pol Muhammad Eka Fathurrahman menjelaskan koronologi awal terjadinya tindak pidana kekerasan menggunakan Sajam tersebut.
Ia mengatakan, bahwa hal tersebut bermula pada Jumat 17 Februari sekitar jam 17.00 Wita, saat itu korban bersama kakak dan sepupunya sedang duduk-duduk sambil minum alkohol di pangkalan ojek Lorong Palapa, kemudian sepupu korban memanggil seseorang bernama Bagas yang melintasi jalan ersebut, Bagas langsung dipukul oleh sepupu korban.
Selang beberapa saat setelah kejadian pemukulan di pangkalan ojek, kakak korban atas nama U di WA oleh salah seorang pelaku bernama M, yang mengajaknya untuk ketemu di rumah kostnya di Lorong Sarungga.
“Setelah mendapat WA dari M, korban bersama lima orang temannya, yaitu U, J, Al, UK dan P pergi bertemu M di Jalan Bunga Kolosua, Lorong Sarungga, saat tiba di TKP, ternyata korban sudah ditunggui oleh para pelaku yang berjumlah kurang lebih 6 orang, yang mana dua orang pelaku adalah M dan Bagas,” ungkap Kombes Pol Muhammad Eka Fathurrahman.
Melihat para pelaku yang sudah menunggu kedatangan korban, dan salah seorang pelaku memegang senjata tajam jenis parang, korban bersama lima orang rekannya tersebut berusaha melarikan diri. Namun, dalam pelariannya, korban dan J tertangkap kemudian dikeroyok para pelaku dengan tangan kosong dan senjata tajam.
Setelah mengeroyok korban, para pelaku langsung melarikan diri, sedangkan korban langsung diselamatkan oleh rekannya atas nama P, kemudian dibawa ke RSUD Kota Kendari untuk mendapatkan perawatan.
Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka. Risman mengalami luka gores pada pelipis akibat senjata tajam dan luka tebasan di lengan kiri, sedangkan J mengalami luka gores pada telapak tangan sebelah kiri.
Saat ini, korban Risman masih dalam perawatan pihak RSUD Kota Kendari dalam keadaan masih sadarkan diri dan rencananya akan dilakukan operasi pada tangannya yang terkena tebasan parang.
Untuk itu, pihak kepolisian sudah mengambil beberapa tindakan, diantaranya mendatangi TKP, melakukan pulbaket terhadap saksi dan korban, melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga korban dengan memberikan pemahaman, agar menyerahkan masalah tersebut Kepada pihak kepolisian serta melaksanakan lidik keberadaan enam orang pelaku itu.
Laporan : Salman
Editor : Azka



















