Kendari, Sultrust.com — STIE Enam Enam Kendari kembali menunjukkan kapasitas akademiknya di tingkat global melalui penyelenggaraan International Conference on Economic Management Business Accounting Entrepreneurship and Scientific (ICEMBAES) 2025 yang digelar pada Sabtu (22/11/2025).
Konferensi internasional bertema “Sustainable Economic and Business Development Strategies in the Digital Economics” ini berlangsung di Kampus STIE Enam Enam Kendari dan disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting, memungkinkan para peserta serta presenter dari berbagai wilayah memaparkan materinya secara virtual.
ICEMBAES 2025 menghadirkan tujuh keynote speaker dari enam negara, termasuk Indonesia, China, Thailand, Malaysia, Uzbekistan, dan Pakistan. Selain itu, sebanyak 133 presenter dan lebih dari 300 peserta dari berbagai perguruan tinggi turut ambil bagian, menjadikan konferensi ini salah satu forum ilmiah terbesar yang pernah digelar STIE Enam Enam Kendari.
Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Enam Enam Bumi Kendari, Ichsanuddin Akbar, S.T., M.M., secara resmi membuka konferensi dan memberikan apresiasi atas terlaksananya agenda akademik bertaraf internasional ini. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen STIE Enam Enam Kendari dalam memperkuat daya saing dan reputasi di tingkat global.
Ketua STIE Enam Enam Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Azis Muthalib, S.E., M.S., menjelaskan bahwa konferensi ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas institusi dan mendorong internasionalisasi kampus.
“Ini merupakan kegiatan konferensi internasional yang menghadirkan pemateri dari enam negara, yaitu Uzbekistan, Thailand, Pakistan, China, Malaysia, dan Indonesia. Antusias peserta dan presenter yang luar biasa menunjukkan bahwa STIE Enam Enam Kendari memiliki kapasitas dan komitmen kuat untuk bersaing di tingkat global,” ungkap Prof. Abdul Azis.
Ia menegaskan bahwa ICEMBAES 2025 memiliki posisi penting dalam pengembangan kampus.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akreditasi STIE Enam Enam Kendari sehingga bisa mencapai akreditasi unggul. Untuk unggul, kita harus berorientasi internasional, dan kegiatan ini adalah momen penting untuk meningkatkan kompetensi secara global,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia ICEMBAES 2025 yang juga Wakil Ketua Bidang SDM, Keuangan, dan Kerjasama STIE Enam Enam Kendari, Dr. Abdul Razak, S.E., M.Si., menekankan bahwa konferensi ini menjadi ruang penting untuk memperkuat internasionalisasi penelitian dan publikasi ilmiah.
“Peserta yang terdaftar lebih dari 300 orang, dengan 133 presenter, dan tujuh keynote speaker dari enam negara. International conference ini menunjang kegiatan internasionalisasi kampus, baik dalam pendidikan maupun penelitian,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa agenda ini juga memberi dampak langsung bagi peningkatan rekam jejak akademik dosen.
“Melalui kegiatan ini, dosen mendapatkan kesempatan memperoleh nilai kredit karya ilmiah, sertifikat presenter, dan pengakuan akademik bertaraf internasional,” tutup Dr. Abdul Razak.
Kesuksesan ICEMBAES 2025 menjadi penegasan langkah STIE Enam Enam Kendari dalam memperkuat jejaring penelitian global serta meningkatkan kontribusi akademik dalam pengembangan strategi ekonomi dan bisnis berkelanjutan di era ekonomi digital. Konferensi ini sekaligus menempatkan kampus tersebut sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang aktif mendorong kolaborasi riset internasional di Indonesia Timur. (*)



















