Kendari, Sultrust.com – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara terus memperkuat sinergi dengan dunia akademik.
Melalui kunjungan resmi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kendari ke Kantor Perwakilan BI Sultra di Kompleks Perkantoran Bumi Praja Anduonohu, kolaborasi strategis antara otoritas moneter dan institusi pendidikan itu kembali ditegaskan untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan di daerah.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BI Sultra dalam membangun ekosistem pendidikan ekonomi yang adaptif terhadap kebijakan moneter, sistem pembayaran, serta stabilitas keuangan nasional.
Melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, BI berperan aktif menghadirkan edukasi praktis yang dapat menjembatani teori akademik dan kebutuhan industri keuangan syariah.
Delegasi FEBI IAIN Kendari dipimpin oleh Wakil Dekan I, Dr. Abdul Wahid Mongkito, S.Si., M.E., bersama jajaran pimpinan prodi seperti Kiki Novita Sari, M.E., Miftahur Hakim, M.E., Salehaman, M.E., dan Mahfudz, Lc., M.E. Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas rencana pelaksanaan kembali program strategis “BI Mengajar”, yang sebelumnya sukses digelar di kampus IAIN Kendari. Tahun ini, program tersebut dirancang lebih luas dengan jumlah kelas yang diperbanyak agar dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa.
Wakil Dekan I FEBI IAIN Kendari, Dr. Abdul Wahid Mongkito, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi dan dukungan BI Sultra terhadap penguatan kapasitas mahasiswa ekonomi syariah.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan Bank Indonesia. Melalui program BI Mengajar, kami berharap dapat memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa, sehingga mereka siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara,” ujar Dr. Abdul Wahid Mongkito.
Program edukasi seperti BI Mengajar menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Bank Indonesia dalam memperluas literasi keuangan, tidak hanya di sektor formal, tetapi juga di lingkungan akademik.
Melalui kolaborasi ini, BI Sultra ingin memastikan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan moneter dan sistem keuangan dapat sejalan dengan arah pembangunan ekonomi nasional.
Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan peran Bank Indonesia sebagai jembatan antara kebijakan publik dan penguatan sumber daya manusia di bidang ekonomi.
Sinergi dengan FEBI IAIN Kendari diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebijakan keuangan dan ekonomi daerah. (*)



















