SULTRUST.ID : Sesosok mayat berjenis kelamin Laki-laki tanpa identitas ditemukan di gudang meubel milik Setia Budi, Jalan Kontu Balano, RT 00/ RW 001 Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Senin (5/12/2022).
Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Kendari, Kombes Pol Muhammad Eka Faturahman mengatakan, sekitar pukul 10.25 Wita, Dikmar (62) selaku penjaga gudang meubel milik Setia Budi melakukan pengecekan gudang dan melihat seseorang sedang terbaring dengan posisi menyamping ke kiri, di sekitar lantai gudang meubel dan setelah diperiksa, orang tersebut telah meninggal dunia
“Setelah melihat mayat seorang lelaki, kemudian Dikmar memanggil Alfianus Goris (70) yang juga merupakan penjaga gudang milik Setia Budi. Namun Alfianus Goris juga tidak mengetahui atau tidak mengenali identitas mayat tersebut,” ujar Kombes Pol Muhammad Eka Faturahman.
Ia menjelaskan, setelah ditemukannya mayat yang berjenis kelamin laki-laki tersebut, pihak kepolisian juga tidak mendapatkan adanya tindak kekerasan pada tubuh korban. Warga sekitar TKP juga tak ada yang mengenali korban.
“Warga disekitar TKP tidak ada yang mengenali korban. Pada tubuh korban tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan, korban ini meninggal dunia kami duga akibat sakit. Kegiatan Sawmill atau pengolahan kayu Flooring milik Setia Budi ini juga sudah ditutup sekitar tahun 2009, dan Gudang Sawmill saat ini masih dijaga oleh 2 orang karyawan yaitu Dikmar dan Alfianus Goris,” jelasnya.
Adapun ciri-ciri korban yang sempat dipaparkan oleh Kombes pol Muhammad Eka Faturahman adalah seorang lelaki yang diperkirakan sudah lanjut usia berdasarkan raut wajahnya
“Ciri korban yaitu dengan tinggi badan sekitar 150 Cm, Rambut lurus hitam, kulit sawo matang, warna mata kecoklatan, memakai baju kaos berkerah lengan pendek, warna biru motif bintik-bintik warna kuning,dan celana pendek bahan kaos warna biru,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini pihak kepolisian sudah melakukan beberapa tindakan atas penemuan mayat ini, yaitu mendatangi TKP, melaksanakan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, mengidentifikasi dan interogasi awal para saksi, melaksanakan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara.
Laporan : Salman
Editor : Run



















