Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Economy

Reformasi Pasar Modal Indonesia Raih Pengakuan MSCI, OJK Optimis Investabilitas Meningkat

255
×

Reformasi Pasar Modal Indonesia Raih Pengakuan MSCI, OJK Optimis Investabilitas Meningkat

Share this article
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi. // (dok : istimewa)
Example 468x60

Jakarta, Sultrust.com – Upaya berkelanjutan dalam mereformasi pasar modal Indonesia mulai mendapatkan apresiasi dari lembaga indeks global, MSCI Inc.

Dalam laporan terbaru bertajuk Update on Free Float Assessment of Indonesian Securities, MSCI secara resmi mencatat langkah strategis yang ditempuh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama otoritas bursa dalam meningkatkan transparansi pasar.

Example 300x600

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa pengakuan ini merupakan hasil dari inisiatif strategis untuk memperkuat tata kelola pasar. Fokus utama dari reformasi ini adalah menjadikan pasar modal Indonesia lebih kredibel dan memiliki daya saing yang kuat di tingkat global.

“Berbagai inisiatif strategis di atas merupakan bagian dari upaya berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pasar, memperkuat pelindungan investor, serta mendorong pasar modal Indonesia menjadi lebih kredibel, transparan, dan berdaya saing global,” ujar Hasan Fawzi melalui keterangan resminya.

Proses asesmen yang dilakukan MSCI mencakup beberapa poin krusial, di antaranya peningkatan transparansi kepemilikan saham di atas satu persen, penguatan klasifikasi investor, serta implementasi kerangka kerja High Shareholding Concentration (HSC).

Selain itu, kebijakan peningkatan batas minimum free float atau saham yang beredar di publik juga menjadi perhatian serius dalam penilaian tersebut.

OJK memandang pengakuan ini sebagai momentum penting menjelang Index Review MSCI pada Mei 2026 dan Market Accessibility Review pada Juni 2026 mendatang.

Dengan adanya penilaian positif ini, aksesibilitas pasar modal nasional diharapkan semakin terbuka bagi pemodal internasional, yang pada akhirnya dapat mendorong likuiditas bursa ke level yang lebih tinggi. (*)

Example 300250
Example 120x600