Konawe, Sultrust.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya memperluas akses keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Konawe.
Upaya ini dilakukan melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang dikolaborasikan dengan Pemerintah Kabupaten Konawe dan Bank Indonesia dalam momentum Festival Kuliner daerah setempat.
Tercatat sekitar 120 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan masyarakat umum antusias mengikuti pemaparan mengenai pengelolaan keuangan usaha.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah pemanfaatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). OJK memberikan pemahaman bahwa rekam jejak keuangan yang baik dalam SLIK menjadi syarat penting bagi pelaku usaha untuk mengakses modal dari lembaga jasa keuangan formal.
Edukasi ini bertujuan agar pelaku UMKM di Konawe dapat beralih dari pola pengelolaan keuangan tradisional menuju sistem yang lebih terorganisir. Dengan memahami fungsi OJK dan industri jasa keuangan, para pelaku usaha diharapkan mampu memilih produk pembiayaan yang tepat guna meningkatkan skala usahanya secara bertanggung jawab.
OJK Sultra menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan hanya dapat dicapai jika pelaku usahanya melek finansial. Keterlibatan UMKM dalam ekosistem keuangan formal akan mempermudah mereka mendapatkan suntikan modal dengan bunga yang kompetitif dan mekanisme yang aman.
Melalui sinergi lintas lembaga ini, diharapkan tingkat inklusi keuangan di Kabupaten Konawe dapat terus meningkat, sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi masyarakat dan daya saing komoditas lokal di tingkat provinsi. (*)



















