Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Redam Gejolak Internal, Nur Alam Ajak Civitas Akademika Unsultra Kembali ke Pedoman Pendidikan

247
×

Redam Gejolak Internal, Nur Alam Ajak Civitas Akademika Unsultra Kembali ke Pedoman Pendidikan

Share this article
Suasana silaturahmi Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Tenggara, Dr. H. Nur Alam, bersama jajaran pimpinan dan civitas akademika Unsultra di Gedung WTC Unsultra. (Istimewa)
Example 468x60

Kendari, Sultrust.com – Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Tenggara (YPT Sultra), Dr. H. Nur Alam, S.E., M.Si, menggelar pertemuan silaturahmi bersama jajaran pimpinan dan civitas akademika Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) di Gedung WTC Unsultra, Senin (19/1/2026).

Pertemuan yang menjadi momen penting bagi konsolidasi internal kampus ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Rektor, jajaran wakil rektor, dekan, direktur, hingga perwakilan organisasi mahasiswa.

Example 300x600

Dalam arahannya, Nur Alam menekankan bahwa pengelolaan perguruan tinggi harus berpijak pada profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas.

Nur Alam menegaskan bahwa orientasi utama kampus harus tetap tertuju pada peningkatan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia mendorong seluruh elemen untuk menciptakan iklim akademik yang kondusif guna memastikan keberlanjutan institusi.

“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk menyatukan visi dan semangat bersama agar Unsultra terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing,” ujar Nur Alam.

Di tengah hangatnya suasana silaturahmi, Nur Alam turut memberikan respons bijak terkait dinamika internal yang belakangan menyita perhatian. Ia mengingatkan agar polemik yang ada tidak sampai mengganggu marwah pendidikan atau menghambat kemajuan kampus yang menjadi kebanggaan masyarakat Sultra tersebut.

“Unsultra bukan milik pribadi siapa pun. Kampus ini adalah milik masyarakat Sulawesi Tenggara. Secara kelembagaan, tentu ada mekanisme pengendalian sebagai konsekuensi organisasi,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar seluruh pihak mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan serta menghindari konflik yang berpotensi memicu kegaduhan baru.

Menutup pernyataannya, mantan Gubernur Sultra ini menjelaskan pembagian peran dalam struktur yayasan. Ia menegaskan bahwa aspek legalitas dan kebijakan strategis berada di bawah tanggung jawab pembina, sementara pengawas dan pengurus menjalankan fungsi operasional sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semua keputusan yang telah ditetapkan secara kelembagaan harus dilaksanakan bersama demi kesinambungan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Unsultra,” pungkasnya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan stabilitas dan komitmen seluruh civitas akademika Unsultra semakin kokoh dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di masa depan.(*)

Example 300250
Example 120x600