Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

BI Sultra Catat Lonjakan Pengguna QRIS, Bukti Akselerasi Ekonomi Digital di Bumi Anoa

471
×

BI Sultra Catat Lonjakan Pengguna QRIS, Bukti Akselerasi Ekonomi Digital di Bumi Anoa

Share this article
Ilustrasi penggunaan QRIS dalam transaksi pembayaran. // Dok : ist
Example 468x60

Kendari, Sultrust.com – Transformasi ekonomi digital di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sultra mencatat peningkatan tajam jumlah pengguna sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) hingga Februari 2025, menandai semakin kuatnya adopsi transaksi nontunai di daerah tersebut.

Example 300x600

Kepala KPw BI Sultra, Doni Septadijaya, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna QRIS di Sultra kini mencapai 275.323 pengguna, meningkat pesat dibanding Februari 2024 yang hanya sebanyak 214.257 pengguna.

“Total pengguna QRIS di Sultra terus tumbuh. Pada Februari 2025 ini juga mengalami peningkatan sejak periode Februari 2024 lalu dengan total kenaikan sebesar 61.006 pengguna,” ungkapnya, Selasa (8/3/2025).

Pertumbuhan itu menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital semakin menguat. Secara tahunan, kata Doni, pengguna QRIS di Sultra tumbuh 28,5 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat 209.660 pengguna.

“Untuk tambahan pengguna baru QRIS pada Februari 2025 tercatat sebesar 2.391 pengguna,” ujarnya.

Tak hanya dari sisi jumlah pengguna, aktivitas transaksi digital di Sultra juga meningkat signifikan. Doni menyebut, per 28 Februari 2025, volume transaksi QRIS telah mencapai 1,38 juta kali transaksi, mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke metode pembayaran yang lebih praktis dan efisien.

“Sampai 28 Februari 2025 ini, tercatat jumlah transaksi menggunakan QRIS sebanyak 1,38 juta kali transaksi,” ucapnya.

Menurut Doni, lonjakan penggunaan QRIS tidak terlepas dari kolaborasi lintas lembaga. Sinergi antara BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan daerah, dan pemerintah daerah menjadi pendorong utama dalam memperluas inklusi keuangan digital di Sultra.

“Capaian pengguna QRIS tersebut juga tidak lepas dari hasil kerja sama dan sinergi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan daerah, dan pemerintah daerah (pemda) yang telah bersama-sama dalam mendorong inklusi keuangan di Sultra,” ujarnya.

Ia berharap tren positif ini terus berlanjut dengan semakin banyak masyarakat memanfaatkan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.

“Kami berharap masyarakat di Sultra untuk ikut menggunakan metode pembayaran digital, selain lebih memudahkan dalam transaksi, masyarakat juga tidak perlu lagi mencari uang pecahan kecil untuk pengembalian dari transaksi yang dilakukan,” pungkasnya.

Dengan pertumbuhan yang konsisten, BI Sultra menegaskan komitmennya menjadikan digitalisasi sistem pembayaran sebagai bagian penting dari penguatan fondasi ekonomi daerah. QRIS kini bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan simbol percepatan transformasi ekonomi Sultra menuju era transaksi tanpa batas. (*)

Example 300250
Example 120x600