Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kendari

Perubahan APBD 2025, Pemkot Kendari Pastikan Anggaran Tepat Sasaran untuk Rakyat

201
×

Perubahan APBD 2025, Pemkot Kendari Pastikan Anggaran Tepat Sasaran untuk Rakyat

Share this article
Paripurna raperda tentang perubahan APBD TA 2025.//Dok:ist
Example 468x60

Kendari, Sultrust.com — Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk menjadikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai instrumen nyata pembangunan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat rapat paripurna DPRD Kota Kendari yang digelar pada Senin (22/9/2025).

Example 300x600

Dalam forum yang dipimpin Ketua DPRD Kota Kendari, LM Inarto, dan diikuti 29 anggota dewan itu, Siska menekankan bahwa perubahan APBD bukan sekadar soal perhitungan angka, melainkan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

Fokus pemerintah diarahkan pada pembangunan infrastruktur publik, pengendalian inflasi, percepatan penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem, peningkatan investasi daerah, penanganan kebersihan kota, hingga penyelesaian kewajiban kepada pihak ketiga.

“Perubahan APBD Kota Kendari tahun anggaran 2025 disusun untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Sisika.

Penyesuaian anggaran dilakukan melalui penguatan pendapatan daerah, optimalisasi belanja, dan perbaikan arah pembangunan. Pemkot Kendari berusaha memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), memanfaatkan anggaran yang belum terserap, serta merasionalisasi belanja yang kurang prioritas agar dapat dialihkan ke program-program yang lebih mendesak.

Secara angka, target pendapatan daerah setelah perubahan ditetapkan sebesar Rp1,691 triliun, naik 1,79 persen dari target sebelumnya Rp1,661 triliun. Sementara belanja daerah justru mengalami penurunan tipis dari Rp1,653 triliun menjadi Rp1,652 triliun atau turun 0,04 persen. Dari sisi pembiayaan, penerimaan berkurang drastis 58,87 persen, dari Rp51,7 miliar menjadi Rp21,2 miliar, sedangkan pengeluaran tetap di angka Rp59,6 miliar.

Meski terjadi perubahan komposisi, Pemkot Kendari memastikan keberpihakan anggaran tetap diarahkan pada kepentingan publik, terutama pada pelayanan dasar masyarakat.

Siska menegaskan pembangunan infrastruktur jalan, drainase, serta fasilitas publik lain akan terus dipacu untuk mendukung aktivitas ekonomi warga sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.

“Penyusunan perubahan APBD ini membutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat. Mari kita bergandengan tangan, bahu-membahu demi mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Kendari yang kita cintai,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Kendari berharap APBD tidak hanya menjadi dokumen keuangan semata, tetapi benar-benar menjadi motor pembangunan yang membawa dampak langsung bagi kesejahteraan warga, sesuai visi menciptakan kota yang maju, bersih, dan berdaya saing. (*)

Example 300250
Example 120x600