Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Video Asap Tebal di Area Smelter Viral, PT Ceria Pastikan Bukan Kebakaran

340
×

Video Asap Tebal di Area Smelter Viral, PT Ceria Pastikan Bukan Kebakaran

Share this article
Area smelter PT CNI. Foto : Ist.
Example 468x60

Kolaka, Sultrust.com – Manajemen PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) buka suara menanggapi beredarnya video kepulan asap tebal yang memicu kekhawatiran publik pada Senin, 4 Agustus 2025, sekitar pukul 16.48 WITA.

Dalam video yang viral di media sosial itu, tampak asap pekat keluar dari area furnace yang kemudian memunculkan dugaan kebakaran di salah satu titik operasional smelter perusahaan.

Example 300x600

Menjawab spekulasi tersebut, manajemen PT Ceria menegaskan bahwa insiden itu bukanlah kebakaran, melainkan tumpahan slag (limbah hasil proses peleburan) yang terjadi di salah satu area kerja.

“Kami bersyukur tidak ada korban dalam insiden ini. Seluruh prosedur penanganan darurat telah dijalankan dengan baik,” Tegas manajemen PT. CNI dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (6/8/2025).

Perusahaan menyatakan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP) yang berlaku. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Sebagai bentuk tanggung jawab, PT CNI juga menegaskan kembali komitmennya terhadap budaya keselamatan kerja di seluruh lini operasional. Manajemen mengapresiasi respons cepat tim internal dalam mengendalikan situasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh karyawan yang terlibat langsung dalam penanganan di lapangan.

“Ceria Corp berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penerapan sistem keselamatan kerja secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya kami menjaga keamanan, kesehatan, dan keberlangsungan operasional,” tutup pernyataan tersebut.

Manajemen juga menyampaikan bahwa langkah-langkah preventif ke depan akan terus diperkuat, termasuk melalui pengawasan dan pembinaan internal, guna memastikan insiden serupa dapat dicegah dan tidak mengganggu stabilitas operasional perusahaan. (*)

Example 300250
Example 120x600