Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Pemkot Kendari Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan, Bagian dari 100 Hari Kerja Siska-Sudirman

379
×

Pemkot Kendari Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan, Bagian dari 100 Hari Kerja Siska-Sudirman

Share this article
Example 468x60

KENDARI, Sultrust.com – Menjelang bulan suci Ramadan 1446 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok guna memastikan masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga.

Upaya ini menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Kota Kendari, yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Jumat (28/2/2025).

Example 300x600

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran.

“Menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok sangat penting agar masyarakat bisa menjalani ibadah puasa dengan nyaman. Ini juga merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan Sudirman,” ujar Amir Hasan.

Menurutnya, kebijakan ini harus dijalankan secara kolaboratif oleh Pemkot Kendari bersama instansi terkait dalam sektor ekonomi.

Dalam rapat tersebut, Asisten II Setda Kota Kendari, Jahudding, mengungkapkan bahwa Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Forkopimda telah melakukan pemantauan harga komoditas pangan di pasar.

“Kami menemukan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Salah satunya adalah cabai rawit, yang biasanya dijual dengan harga Rp40.000–Rp50.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp80.000–Rp85.000 per kilogram,” kata Jahudding.

Selain cabai rawit, harga beras juga mengalami lonjakan. Namun, Pemkot Kendari memastikan stok beras di Bulog masih mencukupi dengan jumlah 3.300 ton yang tersedia di gudang.

“Kami juga menelusuri apakah lonjakan harga ini disebabkan oleh distribusi beras SPHP atau faktor lainnya. Yang jelas, semakin mendekati Ramadan, perubahan harga pada komoditas tertentu, terutama bumbu dapur, memang cenderung meningkat,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Kendari akan terus melakukan pemantauan dan intervensi pasar guna memastikan harga tetap stabil dan ketersediaan bahan pokok terjaga.

“Kami berkomitmen menjaga harga kebutuhan pokok tetap terjangkau agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik,” tutup Amir Hasan.

Dengan sinergi antara Pemkot Kendari, TPID, dan stakeholder terkait, diharapkan upaya pengendalian inflasi dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat menjelang Ramadan.

Example 300250
Example 120x600