Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Diduga Tak Netral, Camat Tanjung Morawa Dituding Berikan Panggung Kampanye untuk Istri Paslon Bupati Nomor 03

376
×

Diduga Tak Netral, Camat Tanjung Morawa Dituding Berikan Panggung Kampanye untuk Istri Paslon Bupati Nomor 03

Share this article
Example 468x60

Tanjung Morawa, Sultrust.com — Camat Tanjung Morawa, Ibnu Hajar, diduga memberikan panggung kepada istri pasangan calon (paslon) Bupati Deliserdang nomor urut 03, Sri Pepeni, dalam acara Wirit Akbar yang digelar di Jalan Tanjung Morawa – Bandar Labuhan, Desa Dagang Kerawang, Dusun III, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, pada Jumat (15/11/2024).

Acara Wirit Akbar ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan pihak Kecamatan Tanjung Morawa setiap tiga bulan sekali, dengan bergilir di 25 desa se-Kecamatan Tanjung Morawa.

Example 300x600

Namun, dalam kegiatan kali ini, pihak panitia diduga bekerja sama dengan Camat Tanjung Morawa untuk memberikan panggung kampanye kepada Sri Pepeni, istri dari Yusuf Siregar, paslon nomor urut 03.

Sejumlah warga yang hadir merasa kecewa dan menilai bahwa acara tersebut telah dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Salah satu warga, Ibu Erni (52), mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap panitia yang dianggap tidak netral.

“Kami ibu-ibu perwiritan sangat mengecam tindakan panitia Wirit Akbar yang tidak netral. Padahal, istri dari paslon nomor urut 01 dan 02 juga hadir, tapi tidak disebutkan namanya,” ujar Ibu Erni dengan nada kesal.

Sementara itu, Kepala Desa Dagang Kerawang, Lilik, saat dikonfirmasi melalui telepon menyatakan bahwa pihak desa hanya menyediakan tempat untuk acara tersebut, sedangkan pelaksanaannya merupakan tanggung jawab Kecamatan Tanjung Morawa.

“Acara Wirit Akbar ini memang diadakan setiap tiga bulan sekali dan bergilir di 25 desa. Kami dari pihak desa hanya menyediakan tempat,” jelas Lilik.

Sebelumnya, Sri Pepeni juga diduga telah menggelar kampanye terselubung dalam acara serupa di Jalan Tanjung Morawa – Bandar Labuhan pada Rabu (13/11/2024).

Kampanye tersebut diselingi dengan pemberian santunan kepada 20 anak yatim yang dilakukan oleh Sri Pepeni sebagai bagian dari kegiatan di luar konteks Wirit Akbar.

Menurut pantauan di lokasi, suasana sempat memanas ketika dua mobil dengan logo paslon nomor urut 03, AYS, memasuki area lapangan sambil membagikan makanan kepada peserta pengajian.

Bahkan, tim kampanye AYS yang dikoordinir oleh Mislin tampak hadir untuk memantau jalannya acara sekaligus membagikan makanan kepada ibu-ibu yang hadir.

Kontroversi semakin memuncak ketika panitia pengajian disebut-sebut sengaja memanggil Sri Pepeni untuk naik ke panggung dan memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Sri Pepeni menyebut nama suaminya yang juga paslon nomor urut 03, Yusuf Siregar, dan mengajak para ibu-ibu untuk mendukung nomor urut 03 pada Pilkada mendatang. Hal ini diperkuat dengan tausiyah Ustad H. Irfan Yusuf yang memberikan tekanan khusus saat menyebutkan nomor urut paslon 03, seakan-akan ikut berkampanye.

Ketua Panitia Wirit Akbar, Suriani, juga dituding tidak netral karena hanya menyebutkan nama Sri Pepeni, sementara istri-istri dari paslon lainnya yang juga hadir tidak disebutkan sama sekali. Dasar kegiatan ini mengacu pada surat undangan pengajian kaum ibu se-Kecamatan Tanjung Morawa, nomor 08/PAKI/TM/XI/2024, tertanggal 04 November 2024.

Acara yang bertemakan “Meraih Ridho Ilahi dengan Menebar Kebaikan untuk Negeri” ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, termasuk Ka KUA Kecamatan Tanjung Morawa, Dr. H. Kamaluddin S.Ag, serta para kepala desa setempat. Namun, acara yang seharusnya menjadi ajang religius justru berubah menjadi ajang kampanye yang memicu kontroversi di kalangan masyarakat.

Example 300250
Example 120x600