Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

578 Jamaah Haji Kota Kendari Ikuti Manasik, 40 Persen Diantaranya Lansia

349
×

578 Jamaah Haji Kota Kendari Ikuti Manasik, 40 Persen Diantaranya Lansia

Share this article
Ratusan jamaah haji asal Kota Kendari mengikuti manasik haji. Foto : Salman/sultrust.id.
Example 468x60

SULTRUST.ID – Sebanyak 578 orang peserta jemaah haji Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terdiri dari 201 orang laki-laki dan 377 perempuan telah melakukan atau mengikuti manasik haji 1444 Hijriah/2023 Masehi, Sabtu (13/5/2023).

Manasik tersebut dilakukan di Asrama Haji Kota Kendari. Dri total 578 jemaah haji ini, 40 persennya diantaranya merupakan golongan lanjut usia (Lansia).

Example 300x600

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memiliki kewajiban untuk memberikan dukungan, pembinaan fasilitas kepada jemaah haji dari masing-masing darma. Apalagi mengingat dari 40 persen jamaah merupakan golongan Lansia.

Asmawa Tosepu menambahkan, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023, telah dialokasikan suplemen bagi jamaah haji, baik itu dari sisi transportasi ke embarkasi, maupun konsumsi dan lain sebagainya.

“Secara teknis sudah kita alokasikan dalam APBD, bahwa belum maksimal atau 100 persen difasilitasi, karena memang dalam UU itu disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” ungkapnya.

Akan tetapi, kata Asmawa, kondisi keuangan Kota Kendari saat ini masih dalam pemulihan.

“Mudah-mudahan segera kita sesuaikan APBD dan kewajiban secara utuh terhadap jamaah haji kali ini, agar bisa segera kita tunaikan,” ujarnya.

Asmawa juga mengingatkan kepada para jamaah haji agar menjaga kesehatan, tertib dan disiplin mengikuti aturan atau rukun haji. Mengingat ibadah haji dilaksanakan dengan durasi kurang lebih 40 hari, maka tentu butuh energi yang prima.

Di tempat yang sama, Kepala Kemenag Kota Kendari, Muhammad Lalan Jaya mengatakan, bahwa manasik haji tersebut merupakan kegiatan perdana di tahun 2023 ini, dan akan dilakukan sebanyak 10 kali, yakni dua kali tingkat kabupaten dan 8 kali tingkat kecamatan.

“Pelaksanaan manasik haji ini sesuai dengan utusan pemerintah pusat, dalam hal ini Dirjen PAU diselenggarakan untuk luar Jawa sebanyak 10 kali,” Sebutnya

Dirinya juga mengungkapkan, jamaah haji yang berangkat di tahun ini juga terdiri dari beberapa kelompok, yakni yang sudah lunas tunda di tahun 2020, sudah masuk kursi dan pelimpahan kursi, juga termasuk jamaah yang selama ini menjadi cadangan.

Labih lanjut, Ia menyebutkan, dengan banyaknya kuota Lansia tahun ini, Kemenag Kota Kendari menerapkan tageline ‘Ramah Lansia’.

Untuk itu, Ia mengingatkan kepada petugas yang mendampingi kloter maupun non kloter di Arab Saudi, agar bisa maksimal mendampingi para jamaah, terutama Lansia.

“Yang tertua 93 tahun atas nama Wa Ugi dan yang muda 19 tahun atas nama Haidir,” ujarnya.

Untuk diketahui, dari peryataan pihak Kemenag Kota Kendari, bahwa jemaah haji ini nantinya akan berangkat ke embarkasi Makassar pada 7 Juni, dan tiba pada 8 Juni untuk beristirahat. Sementara untuk keberangkatan ke Arab Saudi akan ditentukan pihak embarkasi Makassar.

 

 

 

 


Laporan : Salman
Editor : Run

Example 300250
Example 120x600