KONAWE, Sultrust.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Konawe, NF, dengan memberikan klarifikasi tuduhan Persatuan Gerakan Aktivis Muda (Pergam) Indonesia yang menyebutnya sebagai otak di balik maraknya aktivitas ilegal logging di wilayahnya.
Politisi Partai NasDem ini menegaskan bahwa dirinya sudah lama meninggalkan bisnis kayu sejak terjun ke dunia politik tiga tahun lalu.
“Saya sudah tinggalkan urusan kayu sejak aktif di politik. Tuduhan ini tidak berdasar,” ujar NF saat dihubungi melalui telepon, Kamis malam, 12 Juni 2025.
NF juga mengaku tidak tahu-menahu soal PT Konawe Berkah Bersama (KBB), perusahaan yang disebut-sebut terkait aktivitas ilegal logging.
“Saya bahkan tidak tahu siapa pemilik PT KBB itu. Tuduhan ini membingungkan,” tegasnya.
Menurut NF, saat masih aktif di bisnis kayu, ia hanya terlibat dalam perusahaan keluarga, CV Sinar Permai, yang dikelola oleh adiknya, bukan dirinya.
“Saya bukan direktur di perusahaan itu. Adik saya yang menjalankan,” ungkapnya, menegaskan jaraknya dari operasional bisnis tersebut.
Selain itu, NF juga menepis tudingan bahwa dirinya malas masuk kantor. Ia menegaskan selalu aktif menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, kecuali saat ada agenda dinas luar atau kegiatan legislatif lainnya dan sakit.
“Saya selalu hadir di kantor, kecuali kalau ada tugas di luar seperti perjalanan dinas. Itu pun bagian dari tanggung jawab legislatif,” jelasnya.



















