Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, KUPP Molawe Tekankan Sinergi dan Kepatuhan Regulasi

14
×

Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, KUPP Molawe Tekankan Sinergi dan Kepatuhan Regulasi

Share this article
Peringatan peduli keselamatan dan mengerti regulasi KUPP Kelas 1 Molawe. // (dok : istimewa)
Example 468x60

Molawe, Sultrust.com — Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe kembali menegaskan penting nya kepatuhan regulasi dalam menjaga keselamatan pelayaran.

Kepala KUPP Kelas I Molawe, Capt. Marsri Tulak R., S.Si.T., M.Mar., M.Si., menekankan bahwa keselamatan laut harus dijadikan budaya yang melekat pada setiap aktivitas transportasi perairan.

Example 300x600

​Marsri menjelaskan bahwa penerapan aspek keselamatan di laut melampaui formalitas pemenuhan aturan, melainkan bentuk pemahaman mendalam atas tanggung jawab yang ada.

​“Keselamatan pelayaran bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi memahami setiap kewajiban,” kata Marsri.

​Salah satu poin penting yang disoroti adalah independensi nakhoda di atas kapal. Sesuai Pasal 138 ayat (4) Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, pemilik atau operator kapal memiliki kewajiban hukum untuk memberikan ruang gerak penuh bagi nakhoda. Hal ini penting agar nakhoda dapat mengambil keputusan navigasi dan keselamatan secara objektif selama pelayaran berlangsung.

​“Pemilik atau operator kapal wajib memberikan keleluasaan kepada nakhoda melaksanakan kewajibannya,” ujarnya.

​Lebih lanjut, Marsri menyebutkan bahwa jaminan keselamatan perairan tidak dapat dibebankan pada satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi menyeluruh yang melibatkan nakhoda, awak kapal, operator armada, pengelola fasilitas pelabuhan, hingga para penumpang agar operasional di laut berjalan aman, tertib, dan sesuai standar yang berlaku.

​Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menerapkan budaya keselamatan secara konsisten di lapangan.

​“Tanggung jawab keselamatan harus menjadi komitmen bersama. Zero Compromise for Safety,” tegas Marsri. (*)

Example 300250
Example 120x600