SULTRUST.ID – Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin resmi menahkodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Ruksamin dilantik langsung oleh Ketua Umum (Ketum) DPP KSBN RI, Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji, di Azizah Hotel Kendari, Selasa (16/5/2023).
Kata Ruksamin, pelantikan dan pengukuhan pengurus DPW KSBN baru pertama kali di lakukan di Sultra.
“Alhamdulillah hari ini kita sangat berbahagia sekali, pertama kali dibentuk organisasi ini. Kami di SK-kan dan langsung dilantik, dan juga pelantikan ini pertama kalinya dilakukan di Sultra ini,” ujarnya.
Menurut Ruksamin, pengaruh KSBN untuk Sultra sangat besar, karena hal ini juga bagian dari upaya masyarakat Indonesia untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.
“Pengaruhnya sangat besar, kita butuh karakter bangsa untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia melalui budaya yang ada di negara kita,” jelasnya
Disrbutkannya, salah satu budaya yang di percaya dapat memdorong kemajuan daerah adalah seni tari yang baru saja di tampilkan dalam acara pelantikan dan pengukuhan tersebut. Bahkan daro 17 tarian daerah yang berbeda-beda diseluruh Indonesia, salah satunya telah di kirom ke Jakarta dalam rangka hari tari sedunia.
“Tari daerah yang ditampilkan tadi ada kurang lebih 17 tarian, salah satunya itu yang kita sudah kirim ke Jakarta dalam rangka hari tari sedunia. Nah ini juga sangat berpotensi untuk kemajuan daerah, seperti yang kita maksudkan tadi bahwa sumber daya di Sultra ini bukan hanya sumber daya alam. Memang sumber daya alam diperuntukkan oleh kesejahteraan masyarakat, tapi semakin digali semakin habis, tapi sumber daya budaya kita yang ada sekarang, semakin digali semakin dia akan menampakan siapa Sultra yang sebenarnya,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Ketum DPP KSBN RI, Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji mengatakan bahwa dirinya sangat bangga terhadap Sultra. Ia bahkan menyebutkan bahwa Bumi Anoa adalah Mini Indonesia.
“Kebudayaan itu memang harus terus dirawat. UU nomor 5 tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan itu kan perintah dari negara, yang harus dijalankan oleh pemerintah dan masyarakatnya. Nah itulah yang saya lihat atau terimplementasikan di Sultra saat ini,” tutupnya.
Laporan : Salman
Editor : Run



















