Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Kalibrasi Pemuda Terhadap Konservasi Satwa Endemik di Sulawesi Tenggara

567
×

Kalibrasi Pemuda Terhadap Konservasi Satwa Endemik di Sulawesi Tenggara

Share this article
Example 468x60

Kendari, Sultrust.com – Sulawesi Tenggara sebagai salah satu wilayah di Indonesia dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, terutama satwa endemik.

Beberapa spesies seperti Babi rusa (Babyrousa celebensis), Maleo (Macrocephalon maleo), Kaka Tua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea parvula), dan Anoa (Bubalus spp) (Bubalus spp) namun Anoa (Bubalus spp) merupakan mamalia endemik Sulawesi yang termasuk ke dalam daftar spesies prioritas konservasi sangat tinggi di Indonesia, terdapat 2 jenis Anoa   (Bubalus spp), yaitu Anoa (Bubalus spp) dataran rendah Bubalus depressicornis dan Anoa (Bubalus spp) pegunungan Bubalus quarlesi (Groves 1969), Di lain pihak Anoa   (Bubalus spp) belum dihargai dan diposisikan sebagaimana mestinya.

Example 300x600

Direktur Utama Yayasan Jejak Anoa, Muh Iksan, S.Hut mengatakan, populasi Anoa (Bubalus spp) terancam karena perburuan liar (Mustari 2020). Dengan meningkatnya tekanan dari aktivitas manusia seperti perburuan liar, alih fungsi lahan, dan pembalakan liar membuat populasi satwa endemik ini semakin terancam.

Kata Mahasiswa Pascasarjana IPB University itu, di tengah situasi ini, peran generasi muda sangat penting dalam upaya pelestarian satwa endemik di Sulawesi Tenggara. Hilangnya habitat merupakan masalah paling mendesak yang dihadapi Anoa  (Bubalus spp).

Deforestasi yang masif di Sulawesi, khususnya di Sulawesi Tenggara, telah menghancurkan sebagian besar hutan yang menjadi rumah bagi Anoa (Bubalus spp). Alih fungsi lahan hutan untuk kegiatan pertambangan, perkebunan kelapa sawit, dan pemukiman manusia menyebabkan fragmentasi habitat yang parah.

Anoa (Bubalus spp), yang membutuhkan wilayah jelajah yang luas untuk mencari makan dan berkembang biak, tidak lagi memiliki akses ke habitat yang berkelanjutan.

Kalibrasi pemuda terhadap konservasi yaitu melakukan penyesuaian sikap, pemahaman, dan tindakan pemuda agar selaras dengan prinsip konservasi yang berkelanjutan.

Dalam konteks Sulawesi Tenggara, langkah ini melibatkan upaya meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta keterlibatan pemuda dalam perlindungan dan pelestarian satwa endemik yang berada di Sulawesi Tenggara salah satunya ialah Anoa (Bubalus spp), satwa yang dijadikan icon sulawesi tenggara kian hari makin terdegradasi dengan hadirnya pertambangan nikel, diketahui berdasarkan data Kementrian Eneregi Sumber Daya Mineral (ESDM), jumlah cadangan nikel Sulawesi Tenggara sebesar 97 miliar ton dengan luas sebaran 480 ribu hektar.

Dari tahun 2022 hingga 2023 dengan potensi tersebut Provinsi Sulawesi Tenggara telah kehilangan 216 ribu hektar  hutan primer basah, atau 40% dari total kehilangan tutupan pohon, dengan total penggurangan 11% selama periode tersebut (Global Forest Watch), dampak tersebut mengakibatkan satwa liar kehilangan habitat dan sumber daya, penurunan populasi, memicu kepunahan serta menimbulkan terjadinya fregmentasi dan membatasi ruang gerak bagi satwa dan hal tersebut juga dapat menyebabkan konfilik antara manusia dan satwa.

Melihat dari kondisi Anoa (Bubalus spp) hari ini yang kurang perhatian padahal Anoa   (Bubalus spp) merupakan jenis asli Pulau Sulawesi dikenal sebagai sapi kerdil Sulawesi, dilindungi secara nasional (Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.106/2018), dan dalam skala global termasuk species dengan status Endangered kategori C1+2a(i) ver 3.1 IUCN RedList.

Dengan melihat status satwa tersebut maka perlu ada tindakan secara konservatif yang dilakukan pemuda Sulawesi Tenggara dalam rangka melestarikan satwa endemik sebagai bentuk kepedulian terhadap wilayah Sulawesi Tenggara, beberapa hal peran pemuda  yang dapat dilakukan sebagai contohnya sebagai berikut:

1. Pemuda dapat terlibat dalam gerakan advokasi untuk menekan perusahaan tambang agar lebih bertanggung jawab secara lingkungan. Dengan bekerja sama dengan LSM dan komunitas konservasi, pemuda bisa membantu mengadvokasi regulasi yang lebih ketat dalam pengelolaan tambang nikel agar tidak merusak habitat Anoa (Bubalus spp). Selain itu, pemuda bisa terlibat dalam pemantauan aktivitas tambang di lapangan, memastikan perusahaan mematuhi standar lingkungan dan mendorong penerapan praktik berkelanjutan.

2. Pemuda dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian Anoa (Bubalus spp). Dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital, pemuda dapat mengadakan kampanye yang mengedukasi masyarakat tentang ancaman yang dihadapi Anoa (Bubalus spp) akibat tambang nikel, serta langkah-langkah yang bisa diambil untuk melindungi habitat Anoa (Bubalus spp) serta membantu menarik perhatian publik dan mendorong tindakan dari pemerintah dan perusahaan tambang.

3. Pemuda dengan latar belakang akademis juga dapat berkontribusi melalui penelitian terkait dampak aktivitas tambang terhadap habitat Anoa (Bubalus spp) dan solusi yang dapat diambil untuk memitigasi kerusakan habitat. Pemuda juga bisa bekerja sama dengan universitas atau lembaga riset untuk mengembangkan strategi konservasi yang berbasis data ilmiah. Selain itu, melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan konservasi akan memperkuat perlindungan bagi Anoa (Bubalus spp).

Misalnya, program pemberdayaan ekonomi alternatif bagi masyarakat sekitar tambang bisa menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan masyrakat terhadap perusakan hutan.

Hal tersebut diatas tidak serta merta mudah dilakukan beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam melakukan aksi-aksi nyata sebagai contohnya ialah Peningkatan Kapasitas: Melalui pelatihan dan pendidikan, pemuda perlu diberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan kegiatan konservasi. Kerjasama Multipihak: Penting untuk membangun kerjasama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan lembaga swadaya masyarakat dalam upaya konservasi.

Pemanfaatan Teknologi: Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dapat mempermudah penyebaran informasi, koordinasi kegiatan, dan pemantauan kondisi satwa.

Keberlangsungan hidup Anoa (Bubalus spp) sebagai spesies endemik Sulawesi Tenggara sangat bergantung pada aksi yang diambil sekarang.

Pemuda memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dalam menghadapi ancaman tambang nikel yang merusak habitat Anoa (Bubalus spp). Melalui kampanye kesadaran, advokasi, penelitian, dan aksi nyata di lapangan, pemuda bisa menjadi garda terdepan dalam upaya menyelamatkan Anoa (Bubalus spp) dari ambang kepunahan.

Dengan dukungan yang tepat, generasi muda dapat mewujudkan masa depan di mana tambang dan konservasi dapat berjalan beriringan tanpa mengorbankan spesies ikonik seperti Anoa (Bubalus spp). keselamatan dan masa depan Anoa (Bubalus spp) sangat bergantung pada tindakan segera untuk melindungi habitat Anoa (Bubalus spp) dan menghentikan perburuan liar serta beberapa masalah lainya yang telah dijabarkan.

Hanya melalui upaya bersama dan kesadaran kolektif, kita bisa memastikan bahwa Anoa (Bubalus spp) tetap bertahan dan menjadi bagian dari keanekaragaman hayati Sulawesi Tenggara untuk generasi mendatang.

Example 300250
Example 120x600