Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Bupati Surunuddin Klarifikasi Alasan Nonaktifkan Camat Baito Demi Keamanan Daerah

379
×

Bupati Surunuddin Klarifikasi Alasan Nonaktifkan Camat Baito Demi Keamanan Daerah

Share this article
Example 468x60

Konawe Selatan, Sultrust.com – Bupati Konawe Selatan, Surunuddin Dangga, mengklarifikasi keputusan penonaktifan Sudarsono Mangidi dari jabatan Camat Baito dan meminta agar isu ini tidak dipolitisasi.

Dalam konferensi pers di Kota Kendari, Kamis (31/10/2024), Surunuddin menegaskan bahwa penonaktifan Sudarsono tidak terkait dengan kasus kekerasan guru Supriyani, tetapi murni untuk menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.

Example 300x600

Menurut Surunuddin, pernyataan Sudarsono tentang dugaan penembakan mobil dinasnya telah menciptakan keresahan di masyarakat.

Ia menyatakan kekhawatirannya bahwa isu penembakan ini dapat menarik perhatian aparat seperti Densus 88, yang dapat mengganggu ketertiban dan ketenangan di Kecamatan Baito.

“Ini masalah ketertiban wilayah, dan kami tidak ingin Konsel dianggap rawan,” ujar Surunuddin.

Bupati dua periode ini juga menekankan bahwa keputusan untuk menonaktifkan Camat Baito didasarkan pada penilaian atas ketidakmampuannya menyelesaikan konflik di wilayah tersebut.

“Camat itu perpanjangan tangan Bupati, jadi seharusnya segala permasalahan dilaporkan. Tapi, dengan pernyataan soal ‘penembakan’ tanpa bukti, kita justru bisa dianggap mengada-ada,” jelasnya.

Selain itu, Surunuddin menjelaskan bahwa pencopotan sementara ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi stabilisasi kondisi di Kecamatan Baito.

“Jika situasi sudah kondusif dan Sudarsono memahami tanggung jawabnya, maka dia akan dipertimbangkan untuk kembali menjabat,” tambahnya.

Langkah tersebut, menurut Surunuddin, bertujuan untuk memastikan bahwa segala permasalahan di Kecamatan Baito dapat terselesaikan secara netral tanpa keberpihakan, mengingat kedua pihak dalam kasus ini merupakan warga setempat.

Surunuddin juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, terutama menjelang Pilkada.

“Mari kita jaga persatuan dan stabilitas wilayah kita, jangan sampai masalah ini justru merusak keamanan daerah,” tegasnya, seraya berharap agar keputusan ini dipahami sebagai upaya menjaga kondusifitas di Konawe Selatan.

Example 300250
Example 120x600