Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sorot

ASR Gruduk DPRD Sultra, Nama Sufmi Dasco Disebut dalam Pusaran Tambang PT TMS di Kabaena

1612
×

ASR Gruduk DPRD Sultra, Nama Sufmi Dasco Disebut dalam Pusaran Tambang PT TMS di Kabaena

Share this article
Aksi demonstrasi Aliansi Sura Rakyat (ASR) di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara menyoroti dugaan keterlibatan Sufmi Dasco dalam pusaran tambang nikel PT TMS di Kabaena. Foto; Salman.
Example 468x60

Kendari, Sultrust.com – Nama Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, disebut-sebut dalam pusaran tambang nikel PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS).

Dugaan itu disuarakan Aliansi Suara Rakyat (ASR) Sulawesi Tenggara (Sultra) saat berunjuk rasa di Kantor DPRD Sultra, Selasa (2/9/2025).

Example 300x600

Dalam aksinya, massa membawa poster seruan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, agar menegur Dasco. Mereka menuding politisi Partai Gerindra itu membekingi aktivitas tambang yang disebut merusak lingkungan di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana.

Di hadapan Ketua dan anggota DPRD Sultra, Wakil Gubernur, Kapolda Sultra, hingga Danrem 143 HO, Koordinator ASR, La Ode Hidayat, menyinggung langsung dugaan keterlibatan Dasco.

“Disini ada anggota DPRD Gerindra, lima orang. Cobalah bersihkan dulu tambang ilegal di Kabaena, harapan kami teman-teman Gerindra itu, bersikaplah, karena ujung-ujungnya nanti yang kenapa Presiden Prabowo. Kita ini sama-sama cinta dengan Prabowo,” ujarnya.

Lebih kanjut, La Ode Hidayat menyebut, informasi soal keterlibatan Wakil Ketua DPR RI itu bukan sekadar isu.

“Dan ternyata ada dugaan nama Wakil Ketua DPR-RI, Sufmi Dasco Ahmad dan informasi ini hampir sama dengan informasi intelejen. Ada pengapalan, Karenakan kuotanya PT TMS itu 2.150.000 metrik ton tahun 2025,” Bebernya.

Lebih lanjut, ASR menegaskan akan terus mengawal kasus ini, termasuk melaporkannya langsung ke DPP Gerindra.

“Kami dari forum ASR akan menyurat ke DPP Gerindra. Sampaikan sama Sufmi Dasco jangan main-main soal tambang ilegal di Sultra. Sultra ini, sudah mau mati orang-orangnya, kita sudah senang kemarin ada informasi ditutup tambang di Kabaena, tiba-tiba ada dugaan muncul nama Dasco. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak khusunya masyarakat Kabaena,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600