Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Usung Visi Perlindungan Profesi, La Ode Jusri Jayanti Maju dalam Kontestasi Ketua IAI Sultra

246
×

Usung Visi Perlindungan Profesi, La Ode Jusri Jayanti Maju dalam Kontestasi Ketua IAI Sultra

Share this article
Calon Ketua IAI Sultra, Ar. H. La Ode Jusri Jayanti, yang siap bertarung di kontestasi IAI Sultra dalam Musprov ke-5. (Istimewa)
Example 468x60

Kendari, Sultrust.com — Bursa kepemimpinan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Tenggara kini resmi memasuki babak baru menyusul majunya Ar. H. La Ode Jusri Jayanti, IAI. dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-5.

Praktisi arsitek sekaligus pemilik Bee Box ini membawa misi besar untuk mentransformasi organisasi menjadi rumah pelindung bagi para profesional arsitek di Bumi Anoa.

Example 300x600

Jusri menilai, selama ini kehadiran organisasi belum optimal dalam menjawab tantangan mendasar anggotanya, terutama mengenai aspek legalitas dan pendampingan profesi.

“IAI harus menjadi tempat yang memberi rasa aman dan kepastian bagi anggotanya. Bukan hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga sebagai organisasi yang memperjuangkan profesi secara nyata,” Ujar Jusri saat memaparkan landasan pencalonannya, Selasa (23/12/2025).

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan Jusri adalah minimnya kepemilikan Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA). Data mencatat, dari 400 lebih anggota IAI Sultra, baru 38 orang yang mengantongi STRA sebagai syarat mutlak legalitas profesi. Ia meyakini hambatan utama bukan terletak pada kualitas SDM, melainkan pada akses informasi.

“SDM arsitek di Sulawesi Tenggara sangat kuat. Masalahnya adalah kurangnya ruang informasi dan pendampingan tentang bagaimana menjadi arsitek profesional sesuai aturan,” Jelas Jusri.

Sebagai langkah konkret sesuai amanat UU Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek, ia berkomitmen untuk memfasilitasi uji kompetensi yang independen serta membantu arsitek muda dalam menempuh pendidikan profesi di bawah naungan organisasi.

Selain penguatan kompetensi, Jusri menempatkan pembangunan Sekretariat IAI Sultra sebagai program prioritas untuk mendorong kemandirian organisasi.

“Sekretariat bukan hanya kantor. Ini pusat organisasi, tempat kita berkumpul, berkoordinasi, sekaligus membangun kemandirian finansial,” Tegasnya.

Di sisi lain, ia berencana memperluas kemitraan strategis dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Langkah ini diambil guna menjaga marwah arsitek dalam setiap perencanaan pembangunan daerah serta memberikan perlindungan hukum saat terjadi sengketa pekerjaan.

Musprov ke-5 yang kini berada di tahapan kampanye dijadwalkan akan menggelar pemungutan suara pada 13–15 Januari mendatang. Sebanyak 130 pemilik suara sah akan menentukan arah organisasi melalui pemilihan dua calon yang berkompetisi.

Menjelang hari pemilihan, Jusri yang telah aktif di kepengurusan IAI sejak 2023 ini mengajak seluruh sejawatnya untuk terlibat aktif.

“Gunakan hak pilih. Ini bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi tentang bagaimana kita membesarkan IAI Sulawesi Tenggara ke depan,” Pungkasnya.

Dengan pengalaman profesional dan jaringan luas di tingkat lokal hingga nasional, Jusri optimistis mampu membawa IAI Sultra menjadi organisasi yang lebih maju dan diperhitungkan di masa kepemimpinannya. (*)

Example 300250
Example 120x600