Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NewsPopular

Usaha Tahu dan Tempe Pekerjaan Tambahan Kaum Ibu di Muna

478
×

Usaha Tahu dan Tempe Pekerjaan Tambahan Kaum Ibu di Muna

Share this article
Example 468x60

Muna, Sultrust.com – Tahu dan Tempe merupakan makanan tambahan yang sangat nikmat, Banyak orang mengkonsumsi makanan ini sebgai makanan pengganti lauk. Mari kita lihat jejaki proses pembuatan tahu dan tempe yang ada di Desa Bangunsari Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna. untuk menuju desa Bangunsari bisa  menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat yang menempu jarak kurang lebih 15 kilo meter dari kota Raha.

Sriyatun pemilik usaha Pembuatan tahu dan tempe mengatakan pekerjaan pembuatan tahu dan tempe ini dikerjakan oleh mama-mama atau kaum ibu rumah tangga yang bisa dikatakan warga desa  bangunsari setempat dalam proses Pembuatan tahu menggunakan bahan dasar dari kedelai.

Example 300x600

Kedelai itu sendiri dibeli dari luar daerah dengan harga perkilonya  kurang lebih 15 ribu rupiah. Kedele tersebut  kemudian digiling menggunakan mesin hingga halus, dan diproses kembali dimasak dengan air lalu disaring didiaamkan kurang lebih 20 menit, dan dilakukan cetak mengunakan alat cetak yang terbuat dari kayu, usai dicetak kemudian dipotong potong hingga membentuk segi empat, usai dipotong-potong lalu didiamkan dalam wadah berair hingga potongan kedelai yang membentuk sebuah tahu, limbah dari produksi atau pembuatan tahu ini ternyata masih bisa dimaanfaatkan dengan menjadikan makanan ternak seperti sapi. menarik bukan…!

Kendala-nya dalam pembuatan tahu yakni pada saat musim panas karna pada muslim ini di desa Bangunsari sumber air seperti sumur sumur mulai mengering dan sehingga mengurangi proses pembuatan tahu karena harus menunggu pasokan air datang. Hal itu agar Pembuatan tahu tetap berproduksi alternatifnya dengang membeli air tandon yang dijual.

“Kita terkendala dengan air bersih pada saat musim panas, karena didesa kami masih kekurangan air besih, kami masih mengandalkan air sumur, tapi kalo musim panas, air sumur kering” terang Sri Yatun.

Pembuatan tahu memeng membutuhkan air yang cukup banyak karna tanpa air, tahu tak akan bisa jadi.

Dalam sehari tahu bisa diproduksi sampai 350 kilogram, wow lumayan kan…!! tapi hal ini melihat situasi kebutuhan pasar setempat.

Untuk pemasarannya tahu dan tempe dijual kepasar pasar yang ada diwilayah Kabupaten Muna, seperti pasar Laino Raha, pasar Tampo dan pasar yang ada diwilayah Pure//

Tak jauh dari tempat pembuatan tahu Sri Yatun menyediakan tempat peoduksi untuk pembnuatan tempe, yang dimana juga pekerjannya adalah kaum ibu rumah tangga, bedanya pembuatan tempe tak seperti proses pembuatan tahu, cukup kedelai tersebut dibungkus dan didiamkan selama  dua hari dan setelah itu dipasarkan kewilayah pulau Muna.

Pekerjaan ini tak memerlukan pekerja yang banyak cukup dua atau tiga orang saja, dan bisa menghasilkan ratusan bungkus tempe dalam sehari.

Jangan ditanya soal omset perhari, Sri Yatun tersenyum simpul saat menjawab itu!

Penulis : Imran

Example 300250
Example 120x600