Muna, Sultrus.com – Rencana pelaksanaan Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) memicu beragam tanggapan dari sebagian masyarakat Muna.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di area Eks MTQ Kota Kendari pada Minggu, 19 Juli 2026 ini menjadi sorotan. Pasalnya perdana kegiatan tersebut tidak dilaksanakan di dalam daerah Kabupaten Muna, tetapi hal ini dianggap hal biasa dalam organisasi karena tentunya adanya kesepakatan yang diambil.
Menanggapi hal tersebut, salah satu tokoh masyarakat Muna, Djohan Boy, turut memberikan pandangannya. Menurut Djohan, agenda ini pada dasarnya memiliki esensi yang sangat baik untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus melestarikan adat budaya Muna. Ia juga melihat adanya peluang bahwa kegiatan serupa bisa diselenggarakan di wilayah lain pada masa mendatang.
”Yah, bisa jadi kedepannya mungkin dilaksanakan di Kolaka mungkin atau di Muna Barat, adalah hal yang wajar kalo ada yang pro dan kontra dalam mengambil keputusan, perlu kita pahami bahwa kita berada dalam dasar negara yang berdemokasi dan menghargai setiap pendapat dan keputusan yang diambil”. terangnya.
Silaturahmi Akbar kali ini mengusung tema “Merajut Persaudaraan, Melestarikan Adat Dalam Semangat Kawunaha yang Luhur Menuju Indonesia Emas 2045”.
Melalui momentum ini, kegiatan diharapkan dapat berjalan dengan penuh khidmat serta dilandasi kesadaran bersama demi mewujudkan cita-cita luhur para pendahulu. (*)



















